Gelar Liga Champions Kelima, Impian Besar Sergio Ramos

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Di usianya yang sudah menginjak 33 tahun, bek tangguh Real Madrid, Sergio Ramos, rupanya masih belum puas dengan torehan gelar yang sudah dicapainya selama ini.

Ramos mengincar gelar juara Liga Champions kelima musim ini. Ia yakin mampu mencapai impian tersebut, karena merasa masih sanggup bermain di level tinggi hingga beberapa tahun selanjutnya.

Sejauh ini, Ramos sudah mengoleksi empat juara Liga Champions bersama Real Madrid, yakni pada musim 2013/2014, 2015/2016, 2016/2017, dan terakhir 2017/2018.

“Memenangi Liga Champions kelima akan terasa gila. Aku merasa masih mampu bermain,” kata Ramos.

Namun, Real Madrid belakangan ini mengalami penurunan performa yang drastis, terutama setelah ditinggal Cristiano Ronaldo yang hengkang ke Juventus. Bahkan, di musim lalu, tim sebesar Madrid sama sekali tak mencicipi gelar apapun.

Banyak pihak menilai, Ramos adalah pemain paling bertanggungjawab atas terpuruknya Real Madrid. Bahkan, sepanjang musim 2019/2020 ini bergulir, Madrid baru mengemas satu kemenangan dari 3 pertandingan.

Parahnya, Madrid bahkan tak masuk dalam daftar klub yang dijagokan menjuarai Liga Champions musim ini. Meskipun, Madrid tetap menjadi klub nomor satu yang telah menjuarai liga bergengsi tersebut, yakni dengan 12 gelar.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini