Gegara Corona, Jahe Merah Tembus Rp 100 Ribu per Kilogram

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Penjual bahan-bahan jamu dan herbal kecipratan untung di tengah merebaknya corona atau Covid-19 di Indonesia. Khususnya jahe merah, harganya telah tembus Rp 100 ribu per kilogram.

Padahal, beberapa hari sebelumnya, harga jahe merah masih berkisar Rp 50 ribu per kilogram. Bahan ini diburu karena masyarakat yakin khasiatnya mampu menangkal virus corona.

Di beberapa pasar, seperti Pasar Tebet Barat, Jakarta, per Minggu 8 Maret 2020, para penjual ramai menjajakkan jahe merah dan beberapa bahan lainnya seperti kunyit serta jahe biasa.

Mengutip Detikcom, berdasarkan wawancara dengan tiga pedagang, berikut daftar harga tanaman jamu di Pasar Tebet per 8 Maret 2020 :
1. Jahe merah Rp 100.000/kg
2. Jahe biasa Rp 60.000/Kg
3. Kunyit Rp 20.000/kg
4. Serai Rp 18.000/kg
5. Temulawak Rp 60.000/kg

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini