Gak Percaya PNS Bisa Punya Uang Rp 1,2 Miliar, Politisi Demokrat Ini Diminta Netizen Berpikir Positif

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean tidak percaya membaca berita PNS yang kerampokan hingga uang Rp 1,2 miliar di rumahnya raib. Netizen pun mengajaknya berpikiran positif

“Wuihhh PNS nyimpan duit 1,2 M dirumah? 😂😂 malingnya Robin Hood nih kayaknya 😂,” bagitu cuitan Ferdinand melalui akun twitter resminya, Sabtu 8 Juni 2019.

Bukan hanya uang Rp 1,2 miliar, PNS bernama Budianto yang berdomisili di Pancoranmas Depok itu juga kehilangan 9 sertifikat rumah dan tanah, laptop dan surat-surat sejumlah mobil.

Tanggapan Ferdinand mendapat tanggapan beragam dari netizen. Seseorang bernama Nur 👆 👆 melalui akun @BinkoNuryana meminta Ferdinand berpikir positif.

“Positif thinking aja bg, Mana tau dia PNS sekaligus pengusaha.”

Sopian Hadi lain lagi komentarnya. Melalui akun @Seira_jloyard18 memberitahu Ferdinand bahwa Budianto adalah PNS terkuat, “PNS dgn ras terkuat dimuka bumi kaya’a.”

U. Ahmad Syafei melalui akun @syafei_u juga mengajak Ferdinand berpikiran positif. “Alhamdulillah bagi yg hatinya bersih berarti dia sedang dibersihkan hartanya dari yg haram! Kl kejadian dipengadialan akherat lbh bahaya! Ya Allah kami berlindung dari pengadilan akherat yg mn kami tak sanggup mempertanggung jawabkan sepatah katapun!” kata Ahmad Syafei.

Berita Terbaru

Reformasi Menyala di Era Prabowo: Dari Disiplin Aparat ke Birokrasi Profesional

*) Oleh : Gavin AsaditReformasi sering terdengar seperti slogan, tetapi di era Presiden Prabowo Subianto, ia mulai diletakkan sebagai agenda kerja yang bisa diukur—terutama pada sektoryang paling menentukan kualitas negara: Polri, TNI, birokrasi, dan penegakan hukum. Komitmen untuk menjaga dan mempercepat reformasi bukan hanya soal merapikanprosedur, melainkan menata ulang watak tata kelola: dari budaya nyaman menjadibudaya akuntabel, dari kekuasaan yang sulit disentuh menjadi kekuasaan yang tunduk pada aturan.Komitmen tersebut selalu ditekankan Presiden Prabowo dalam berbagai agenda pemerintahan, termasuk saat mendorong reformasi menyeluruh di sejumlah lembaga strategis negara. Pemerintah memandang reformasi bukan sekadar...
- Advertisement -

Baca berita yang ini