Gagal di Piala Liga, MU Bertekad Bangkit di Piala FA

Baca Juga

MATA INDONESIA, MANCHESTER – Manchester United tersingkir di semifinal Piala Liga Inggris dari Manchester City. Kini, Setan Merah bertekad bangkit dan membidik Piala FA.

MU akan menjamu Watford di putaran ketiga Piala FA, Minggu 10 Januari 2021 dini hari WIB di Old Trafford. Piala FA menjadi kesempatan berikutnya bagi MU meraih trofi musim ini.

Sebelumnya, MU disingkirkan City di semifinal Piala Liga Inggris. Pelatih Ole Gunnar Solskjaer bertekad membawa anak asunya melangkah sejauh mungkin di Piala FA.

Hanya saja, dengan padatnya jadwal musim ini, Solskjaer akan merotasi pemainnya. Dia akan memberikan kesempatan kepada pemain yang jarang main. Salah satu pemain yang dipastikan akan dimainkan adalah Donny van de Beek. Solskjaer menanti respons para pemainnya setelah kalah dari City di semifinal Piala Liga Inggris.

“Reaksi para pemain sesuai yang saya prediksikan. Tentu saja ketika merasa kecewa, kami ingin maju satu langkah lebih jauh. Tapi kami sudah beberapa kali menunjukkan musim ini bahwa kami bisa bereaksi dan bangkit setelah sebelumnya menelan kekecewaan,” kata Solskjaer, dikutip dari Sky Sports, Sabtu 9 Januari 2021.

“Kami bangkit setelah kalah dari Arsenal, Tottenham Hotspur, dan setelah tersingkir dari Liga Champions. Para pemain bereaksi dengan baik. Kami tampil di Piala FA dengan target menang,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Transparansi MBG: Bukti Pemerintahan Prabowo Kelola Program Rakyat dengan Hatidan Integritas

Oleh: Alexander Royce*) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subiantosejak awal dirancang bukan sekadar sebagai kebijakan sosial, melainkan sebagai investasi jangkapanjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini menargetkan pemenuhan gizijutaan anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita di berbagai wilayah Tanah Air. Dalamperjalanannya, MBG tidak hanya menghadirkan manfaat kesehatan dan sosial, tetapi juga menunjukkan bagaimana pemerintah berupaya membangun tata kelola program publik yang transparan dan akuntabel. Sejak diluncurkan secara bertahap pada 2025, MBG berkembang pesat dengan dukunganjaringan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah. Pada awal2026 saja, lebih dari 19 ribu SPPG telah beroperasi untuk melayani puluhan juta penerimamanfaat di seluruh Indonesia. Program ini bahkan telah menjangkau sekitar 55 juta hingga lebihdari 58 juta penerima manfaat, menjadikannya salah satu program intervensi gizi terbesar yang pernah dijalankan pemerintah Indonesia. Besarnya skala program tentu menuntut tata kelola yang baik agar kepercayaan publik tetapterjaga. Di sinilah pemerintah menunjukkan komitmennya terhadap transparansi. Alih-alihmenutup informasi, pengelola MBG justru mendorong keterbukaan dalam berbagai aspek, mulaidari pengadaan bahan makanan, komposisi menu, hingga penggunaan anggaran. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menekankan bahwa transparansimenjadi fondasi penting dalam penyelenggaraan program MBG. Ia mendorong seluruh dapurSPPG untuk mempublikasikan menu harian melalui media sosial atau saluran komunikasi publiklainnya. Langkah ini bertujuan agar masyarakat dapat melihat langsung jenis makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat, sekaligus memastikan bahwa standar gizi yang ditetapkan pemerintah benar-benar diterapkan di lapangan. Menurutnya, keterbukaan informasiini merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik serta memastikan program berjalan secara akuntabel. Pendekatan transparansi tersebut juga memperlihatkan bahwa pemerintah tidak alergi terhadappengawasan publik. Dengan membuka informasi menu dan aktivitas dapur MBG secara rutin, masyarakat dapat ikut mengawasi kualitas program....
- Advertisement -

Baca berita yang ini