Encephalitis Penyebab Meninggalnya Alfin Letaluhu, Penyakit Apakah Itu?

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Kesedihan mendalam dialami seluruh pemain Timnas Indonesia u-16 dan PSSI. Atas meninggalnya pemain timnas Indonesia U-16, Alfin Lestaluhu. Menurut diagnosa dokter, Alfin meninggal karena encephalitis (infeksi otak) dengan hypoalbumin.

Alfin Lestaluhu menghembuskan napas terakhir pada Kamis malam sekitar pukul 22.11 WIB di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta. Bicara mengenai penyakit yang diidap Alfin, Apa sih penyakit encephalitis (infeksi otak) itu? Berikut penjelasannya

Secara garis besar, Encephalitis adalah peradangan atau infeksi (inflamasi) pada otak. Walaupun proses inflamasi ini paling sering disebabkan masuknya virus, namun dapat juga diakibatkan bakteri, jamur atau parasit yang menyerang otak.

Paparan bahan kimia atau reaksi autoimun juga dapat menyebabkan encephalitis.

Mengutip dari hellosehat.com, encephalitis atau ensefalitis (radang otak) adalah kondisi yang ditandai dengan munculnya peradangan pada jaringan otak akibat adanya infeksi virus.

Meski kebanyakan kasus peradangan otak disebabkan oleh virus, tapi bakteri serta jamur juga bisa menjadi penyebab lainnya.

Penyakit ensefalitis ini bisa berkembang sangat serius ketika menyerang tubuh. Bukan tidak mungkin, ensefalitis dapat mengakibatkan seseorang mengalami perubahan kepribadian, kelemahan tubuh, bahkan kejang-kejang.

Berbagai gejala radang otak lainnya biasanya ditentukan oleh bagian otak mana yang terkena infeksi virus, bakteri, maupun jamur.

Sementara hypoalbumin berdasarkan informasi di alodokter.com adalah kondisi ketika kadar albumin dalam darah di bawah normal. Kondisi ini biasanya terjadi pada seseorang dengan penyakit yang berat atau sudah berlangsung lama (kronis).

Salah satu penyakit yang paling sering menyebabkan hipoalbuminemia adalah penyakit peradangan.

Hari ini, Jenazah Alfin Lestaluhu akan dibawa ke Bandara Halim Perdanakusuma untuk diterbangkan ke tanah kelahirannya. Rencananya, Alfin Lestaluhu dimakamkan di kampung halamannya, Tulehu, Ambon.

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini