Elektabilitas Anies Melejit, Ganjar Pranowo Tak Peduli

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Dalam survei terbaru Indikator Politik Indonesia, elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menempati posisi pertama sebagai calon kuat presiden pada pemilu 2024 mendatang.

Anies bahkan mengungguli Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang di beberapa survei sebelumnya justru berada di atasnya.

Namun, setelah mengetahui hasil survei itu, Ganjar seolah tak peduli dan memilih tak banyak berkomentar.

“Biarkan saja, lha terus gimana,” kata Ganjar di Semarang, Selasa 23 Maret 2021.

Sementara itu, Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu, Bambang Wuryanto mengatakan hasil survei tidak terlalu penting. Yang penting menurutnya adalah pergerakan kader di lapangan.

“Jadi survei hari ini itu hanya untuk enak dilihat saja. Kalau cara elektoral partai, survei tidak terlalu penting. Namun yang ada pertempuran di lapangan itu paling penting,” ujar Bambang.

“Untuk yang lakukan survei indikator itu bukan PDI Perjuangan. Apakah benar atau tidak kami tidak terlalu yakin. Kalau mau cek, kita survei sendiri dengan kemampuan sendiri. Tapi kita lakukan gerakan,” kata dia menambahkan.

Terkait Pilpres 2024, Bambang menuturkan PDIP belum memutuskan. Namun bukan tidak mungkin bakal calon yang memiliki elektabilitas tinggi akan diusung.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini