Eks Bupati Bogor Sujud Syukur Usai Bebas dari Lapas Sukamiskin

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Sujud syukur, hal itu yang dilakukan oleh mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin usai keluar dari Lapas Sukamiskin, Bandung. Mengenakan kemeja berwarna biru, Rachmat keluar lapas khusus koruptor itu pada Rabu 8 Mei 2019 sekitar pukul 08.30 WIB. Begitu melewati gerbang bercat merah, Rachmat langsung bersujud.

Tak lama dari itu, Rachmat berdiri dan menghampiri keluarganya. Dia dijemput langsung oleh istrinya Ely Halimah sanak keluarga lainnya. “Ini hadiah dan apresiasi. Saya dianggap berperilaku sewajarnya sehingga mendapat cuti menjelang bebas (CMB),” katanya.

Mantan petingi PPP itu memang mendapatkan CMB. Dia sebelumnya divonis 5,5 tahun atas perkara korupsi yang menjeratnya. Rachmat bebas murni pada bulan Agustus nanti.

Rachmat mengaku akan langsung pulang ke Bogor. Belum ada rencana yang akan dilakukan olehnya. Dia mengaku ingin berkumpul terlebih dahulu dengan keluarga sekaligus menjalankan ibadah puasa.

Kalapas Sukamiskin Tejo Harwanto mengatakan berdasarkan jadwal, Rachmat memang akan langsung ke Bogor. Selama CMB, kata dia, Rachmat akan mendapat pengawasan dari Bapas Bogor.

Rachmat Yasin tersandung kasus pemberian izin alih fungsi lahan hutan untuk perumahan elite yang dikelola PY Bukit Jonggol Asri. Rachmat mendapat kompensasi Rp 5 miliar. Pengadilan Tinggi (PT) Bandung menyebut alih fungsi hutan di kawasan Bogor ini pula yang memicu banjir di Jakarta. Akibat perbuatannya, Rachmat divonis 5,5 tahun penjara.

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini