Dua Rekor yang Bisa Dipecahkan Ibrahimovic Lawan Spezia

Baca Juga

MATA INDONESIA, MILAN – Zlatan Ibrahimovic bisa memecahkan dua rekor saat AC Milan menghadapi Spezia. Syaratnya, pemain asal Swedia itu harus mencetak gol.

Milan akan menghadapi Spezia dalam lanjutan kompetisi Serie A, Minggu 14 Februari 2021 dini hari WIB di Stadion Alberto Picco. Saat ini Rossoneri di puncak klasemen dengan 49 poin, sedangkan Spezia di peringkat 16 dengan 21 poin.

Jika bisa mencetak satu gol di kandang Spezia, Ibrahimovic akan menjadi pemain tertua yang bisa mengemas 15 gol dalam satu musim memecahkan rekor Silvio Piola di 1951-52.

Selain itu, rekor lainnya adalah, Ibrahimovic bisa menjadi pemain pertama di abad ini yang mampu mencetak gol melawan 80 klub berbeda di lima liga top Eropa.

Spezia adalah tim promosi musim ini dan akan menjadi lawan ke-99 Ibrahimovic di level ini. Catatan ini ditorehkan pemain 39 tahun bersama Juventus, Inter Milan, Barcelona, AC Milan, Barcelona, PSG, dan Manchester United.

Sejak didatangkan pada Januari 2020, Ibrahimovic mencatatkan 27 gol dari 37 pertandingan di semua kompetisi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini