MATA INDONESIA, KIEV – Sekitar 1.000 personel tentara tewas dalam serangan invasi Rusia ke Ukraina selama dua hari, Kamis-Jumat (24-25 februari 2022).
Reuters menyebut hal ini diumumkan Kementerian Pertahanan Ukraina. Sedangkan prakiraan tentara Rusia yang tewas tak banyak. ”Rusia tidak begitu banyak korban selama pertempuran dua hari,” ujar juru bicara kementerian itu, Jumat malam 25 Februari 2022.
Sedangkan Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Hanna Malyar di akun Facebooknya menyebut ribuan tentara Ukraina Tewas dan 80 tank selama serangan Rusia di Ukraina.
Hanna juga mengklaim Rusia kehilangan sekitar 516 kendaraan tempur lapis baja, 10 pesawat dan tujuh helikopter.
Sebelumnya, menteri Pertahanan Lithuania Arvydas Anusauskas mengatakan kerugian Rusia saat menginvasi Ukraina.
Dalam sebuah cuitan di Twitter, Jumat 25 Februari 2022 dia menyebut pasukan Rusia kehilangan banyak kendaraan tempur. Selama dua hari aksi invasinya.
Rusia telah kehilangan lebih dari 30 tank, sekitar 130 kendaraan lapis baja, 7 pesawat dan 6 helikopter semalam di Ukraina, cuitnya lewat akun @a_anusauskas.
Pada hari sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan hingga Kamis 24 Februari 2022 malam, setidaknya 137 warga Ukraina baik anggota militer maupun warga sipil tewas karena serangan rudal Rusia. Sementara itu 316 orang lainnya terluka.
Zelensky mengaku ia akan berupaya menghentikan lebih banyak korban meninggal. Salah satunya caranya dengan bertemu langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
”Saya ingin berbicara dengan Presiden Federasi Rusia sekali lagi. Ada pertempuran di seluruh Ukraina saat ini. Mari duduk di meja negosiasi untuk menghentikan kematian lebih banyak orang,” ujar Zelensky dalam pesan video.