Doa untuk Eks Persija Leo Saputra yang Sedang Kritis Diduga karena Covid-19

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kapten Persija, Ismed Sofyan mendoakan untuk kesembuhan Leo Saputra yang sedang dalam kondisi kritis. Ucapan senada juga diungkapkan direktur Persija, Ferry Paulus.

Kondisi Leo diketahui melalui unggahan di Insta Stroy pribadinya. Dalam video tersebut, Leo tampak lemah dan mengucapkan permintaan maaf. Kabarnya Leo positif Covid-19.

“Assalamualaikum. Kalau gua ada salah, gua minta maaf. Asyhaduallaailaa haillalahu. Waasyhaduanna muhammadarrasulullah,” ucap Leo, di aku Instagram @leosaputra23.

Dalam video tersebut, tampak Leo sesak nafas ketika berbicara. Tampak juga alat bantu pernapasan yang terpasang di hidung. Tidak diketahui dimana Leo dirawat.

Mendengar sahabatnya yang dalam kondisi kurang sehat, Ismed turut mendoakan agar Leo bisa cepat sembuh dan kembali beraktivitas seperti sedia kala.

“Saya sudah dengar kabar itu dari grup whatsapp. Saat ini kita doakan Leo agar diangkat penyakitnya dan bisa segera pulih agar bisa beraktivitas kembali. Apalagi Leo dikenal sebagai pribadi yang menyenangkan dalan segala hal,” ujar Ismed, di laman resmi klub.

Ferry juga turut mendoakan Leo yang pernah memperkuat Persija pada 2008-2013. Ferry berharap Leo bisa kembali pulih.

“Sangat prihatin tentunya. Doa terbaik untuk Leo Saputra agar segala sakit penyakitnya diangkat dan disembuhkan, dan segera bisa beraktivitas seperti sedia kala,” ungkap Ferry.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini