Ditanya soal Komentar Agen Pogba, Begini Jawaban Solskjaer

Baca Juga

MATA INDONESIA, MANCHESTER – Ole Gunnar Solskjaer ditanya soal komentar Mino Raiola yang menyebut Paul Pogba tak bahagia di Manchester United dan disebut harus segera pindah. Apa tanggapan Solskjaer?

Raiola membuat suasana internal MU berantakan dengan komentar yang dibuatnya di media massa. Dia menyebut Pogba tak bahagia bersama Setan Merah dan menyarankan pemain asal Prancis itu pindah.

“Tidak ada gunanya menyembunyikan ini. Lebih baik bicara dengan jelas dan tidak buang-buang waktu. Paul tak bahagia di Manchester United. Dia tak bisa mengekspresikan diri sesuai yang dia inginkan dan orang harapkan,” kata Raiola.

“Dia harus bertukar tim. Dia butuh perubahan pemandangan. Dia masih punya kontrak yang akan habis satu setengah tahun lagi, pada musim panas 2022, tapi solusi terbaik bagi kedua belah pihak adalah menjual Paul di bursa transfer berikutnya,” ujarnya.

Komentar itu dilontarkan Raiola satu hari jelang laga penentuan MU melawan RB Leipzig. Entah kebetulan atau tidak, Solskjaer mencadangkan Pogba saat Manchester Merah dikalahkan RB Leipzig 2-3 meskipun akhirnya Pogba dimainkan di babak kedua dan menyumbang satu gol.

Solskjaer enggan menanggapi komentar Raiola yang menuyebut Pogba tak bahagia. Dia memminta wartawan menanyakan hal itu langsung pada mantan pemain Juventus tersebut.

“Silakan Anda tanya langsung pada Paul. Saya takkan berbicara atas nama dia,” ujar Solskjaer, dikutip dari Sky Sports, Rabu 9 Desember 2020.

“Paul fokus melakukan yang terbaik untuk tim. Dia berlatih keras di sesi latihan. Kini bukan waktunya bicara pemain yang masuk dan keluar dari tim,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini