Diperiksa Kasus Video Wik Wik, Jawaban Gisel Biasa Saja

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Penyanyi Gisella Anastasia atau Gisel hadir memenuhi panggilan untuk diperiksa kedua kalinya oleh Polda Metro Jaya, terkait kasus video mesum yang beredar di media sosial beberapa waktu lalu.

Gisel mengaku, ia mendapat banyak pertanyaan dalam pemeriksaan tersebut, dan menjawab dengan biasa saja.

“Terima kasih, maaf lama. Sudah, saya hari ini sudah ditanya-tanya, kita jawab sebisanya kita, seperti biasanya,” kata Gisel di Gedung Direskrimsus Polda Metro Jaya, Rabu 23 Desember 2020.

Menurut pengakuan mantan istri Gading Marten ini, pemeriksaan bertujuan untuk melengkapi keterangan yang diperlukan, dari pemeriksaan sebelumnya.

“Tadi ada berita acara tambahan. Semua berjalan baik prosesnya ya,” ujar Gisel.

Sebelumnya, Gisel tiba di Polda Metro Jaya sekira pukul 10.50 WIB. Ini merupakan pemeriksaan kedua kalinya terkait video syur mirip Gisel yang sempat menjadi perbincangan di media sosial Twitter.

Saat ini, penyidik Polda Metro Jaya telah menahan dan menetapkan dua tersangka dalam perkara penyebaran video asusila mirip Gisella Anastasia alias Gisel atas nama PP dan MN.

Kedua tersangka tersebut bukannya pihak pertama kali mengunggah atau menyebarkan video tersebut, melainkan pihak yang menyebarkan video tersebut secara masif di media sosial.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini