Dihantam Kemarau Panjang, Stok Kesediaan Beras di DIY Masih Tercukupi

Baca Juga

Mata Indonesia, Yogyakarta – Musim kemarau yang mengakibatkan kekeringan di beberapa wilayah DIY menghambat sejumlah petani panen. Namun hal itu tak berpengaruh untuk komoditas beras yang ada di DIY.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY, Sugeng Purwanto mengatakan bahwa stok beras di DIY masih tercukupi hingga Desember 2023.

“Stok beras untuk wilayah DIY ini sangat aman,” ujar Sugeng Rabu 18 Oktober 2023.

Kebutuhan rata-rata warga Jogja terhadap beras berkisar 7.600 ton setiap minggunya. Hingga kini stok beras di gudang warga termasuk ketersediaan pedagang mencapai 14 ribu ton

“Prediksi kami sampai akhir Desember stok beras ini aman, termasuk 11 komoditas bahan pokok juga aman,” terang dia.

Fenomena El Nino saat ini memang berdampak lebih lama dibanding tahun lalu. Ia tak membantah akan ada waktunya fenomena ini berdampak pada ketersediaan beras.

“Tapi untuk November ini kami masih punya panenan lebih kurang 600-1000 hektare. Ini sangat cukup,” ujar dia.

Ia juga mengaku cadangan beras juga masih tersimpan rapi di beberapa gudang milik provinsi. Harapannya El Nino bisa mereda hingga akhir November ini.

Jika memang El Nino akan terus berdampak hingga akhir tahun, langkah alternatif juga sudah disiapkan Pemda DIY.

“Misal kita nanti fokuskan ke wilayah yang masih cukup air untuk ditanami komoditas berumur pendek. Jadi kalau kekurangan air umurnya tak terlalu panjang. Kami juga akan menanam varietas yang tahan dengan kekeringan,” sebut dia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini