Digitalisasi jadi Langkah Menparekraf Dorong UMKM Naik Kelas

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-UMKM saat ini terus didorong oleh pemerintah agar bisa melek digital. hal ini dilakukan agar mereka bisa naik kelas bersaing di pasar global.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan langkah tersebut dilakukan melalui kolaborasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama dengan GoTo yang diusung oleh Gojek dan Politeknik Pariwisata
(Poltekpar) Palembang dalam program #BangkitBersama.

“Kami ingin bersama-sama membangkitkan sektor ekonomi, tetapi tidak bisa pemerintah sendiri,
harus bergabung juga dengan UMKM dan institusi pendidikan,” kata Sandiaga dalam keterangan
resmi di Jakarta, Sabtu 9 Juli 2022.

Sandiaga berharap, kerja sama tersebut bisa membuat para pelaku UMKM mengembangkan bisnisnya dengan dukungan inovasi teknologi yang disediakan GoTo.

Selain itu, UMKM yang berada di bidang kuliner tersebut harapkan bisa menghadirkan sebuah dorongan terhadap lapangan usaha dan penciptaan lapangan kerja.

“Berdasarkan data internal kami, 80 persen UMKM terhubung ke dalam ekosistem digital memiliki
daya tahan yg lebih baik selama masa pandemi,” kata Asisten Deputi Pengembangan Teknologi Informasi dan Inkubasi, Kemenkop UKM, Christina Agustin, dalam keterangan resmi bersama
Youtap.

Masih berdasarkan data kementerian, sebanyak 59 persen pelaku UMKM yang tinggal di wilayah sub-urban pun sudah masuk ke ekosistem digital, yang menandakan penetrasi penggunaan teknologi digital sudah masuk ke berbagai daerah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Negara Hadir Menjamin Keamanan Jemaah Haji di Tengah Ketegangan Dunia

Oleh: Rian Hakim )*Ketegangan geopolitik yang terjadi di kawasan Timur Tengah tidakmengurangi komitmen pemerintah dalam memastikan penyelenggaraanibadah haji 2026 berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruhjemaah Indonesia. Pemerintah terus memperkuat koordinasi denganotoritas Arab Saudi serta menyiapkan berbagai langkah antisipatif agar situasi global tidak mengganggu pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.Fokus utama pemerintah saat ini tidak hanya pada kelancaranoperasional haji, tetapi juga perlindungan menyeluruh terhadap jemaahsejak keberangkatan hingga kepulangan. Di tengah dinamika konflikinternasional, negara hadir memberikan jaminan keamanan melaluidiplomasi, penguatan sistem perlindungan, hingga peningkatan koordinasilintas lembaga.Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memastikan kondisi keamanan tetap terkendali dan pelaksanaan haji berjalan lancar. Menurutnya, pemerintah Arab...
- Advertisement -

Baca berita yang ini