MATA INDONESIA, JAKARTA – YouTuber Nessie Judge digeruduk The Jakmania usai dirinya membuat konten yang menyematkan fans Persija Jakarta itu sebagai salah satu suporter paling rusuh di dunia dengan mengangkat kasus kerusuhan yang terjadi di tahun 2016.
Dari pantauan minews.id, konten video berjudul “SUPPORTER BOLA PALING RUSUH DAN ANARKIS DI DUNIA!!!” yang diungah Nessie Judge sudah tidak terlihat di channel YouTubenya.
Dari keterangannya, Nessie Judge sudah menurunkan video tersebut lantaran video itu diunggah tanpa persetujuannya.
“Ah sorry, baru sampe rumah, ternyata video tadi malam naik tanpa approvalku. Ga suka editing style, colours & thumbnailnya juga. Ntar aku rapihin dulu baru naik lagi ya, para fans bolaa!” tulisnya pada laman media sosial Twitter.
Kendati demikian, Nessie Judge pun membuka diskusi dengan para The Jakmania dengan menanyakan pendapat para fans klub sepak bola Persija Jakarta itu.
“Btw, Jakmania, aku mau denger dong dari sisi kalian kejadian itu kaya apa? team aku (ada yang JakAngel juga!) dapet beritanya dari media berita, tapi tadi sempet liat beberapa comment yang bilang bahwa yang diceritakan di berita ga sesuai ya???” sambungnya.
Ah sorry, baru sampe rumah, ternyata video tadi malam naik tanpa approvalku.
Ga suka editing style, colours & thumbnailnya juga.
Ntar aku rapihin dulu baru naik lagi ya, para fans bolaa!Btw, Jakmania, aku mau denger dong dari sisi kalian kejadian itu kaya apa? karena..
— Nessie Judge (@nessiejudge) August 18, 2022
Dirinya membuka diskusi lantaran banyak Jakmania yang merasa tersinggung karena isi dari konten YouTube Nessie Judge tidak benar dan kurang lengkap.
Ia pun meminta maaf melalui unggahan stori Instagramnya kepada fans klub bola Persija yang merasa tersinggung serta mengucapkan terima kasih atas informasi-informasi sebenarnya yang diberikan kepadanya.

“Ternyata kejadiannya gak seperti yang diberitakan, jadi maaf ya kakak-kakak The Jakmania & terima kasih banyak yang udah kirimin cerita aslinya & updates bahwa yang terjadi di tahun 2016 itu sudah tidak terulang,” pungkasnya.
