Dicampakkan Arsenal, Ozil Merapat ke Fenerbahce

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Teka-teki masa depan Mesut Ozil di Arsenal perlahan mulai terjawab. Terbaru, bintang asal Jerman itu bakal merapat ke salah satu klub raksasa Turki, Fenerbahce pada bursa transfer Januari 2021 ini.

Maklum, Ozil tentunya sudah gerah karena tak lagi dipakai oleh Arsenal sejak Maret 2020 lalu. Ia hanya diparkirkan di bangku cadangan, dan tak masuk dalam skuat musim ini, baik untuk liga domestik maupun level Eropa.

Arsenal pun kemudian banjir kritik karena menyia-nyiakan kemampuan Ozil, yang merupakan pemain dengan gaji tertinggi di klub. Isu kepergiannya dari London sudah berhembus sejak lama.

Mengutip salah satu kantor berita Turki, Demiroren, Fenerbahce maupun Ozil kabarnya sudah siap meneken kesepakatan dengan durasi kontrak 3,5 tahun.

Bahkan, tanda-tanda bahwa isu ini benar, sudah mulai bermunculan. Salah satunya dari Ozil sendiri, yang menggunggah postingan tentang Istanbul di Instagram pribadinya.

Hanya saja, belum ada kabar yang pasti, berapa duit yang dikeluarkan Fenerbahce untuk merekrut Ozil dari Arsenal.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini