Diatur Luhut, Elon Musk Disebut Akan Bertemu Presiden Jokowi di SpaceX Pertengahan Mei

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Menteri Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengatur pertemuan Presiden Jokowi dengan pebisnis, penemu dan industrialis top dunia Elon Musk di SpaceX, 14 Mei mendatang.

Hal itu diungkapkan Luhut saat bertemu dengan Elon di kantor Pusat Tesla di Tesla Giga Texas, Amerika Serikat (AS).

“Suatu kehormatan untuk bertemu Presiden (Jokowi). Saya menantikannya,” ujar Elon melalui pesan yang dilihat Rabu 27 April 2022.

Menurut Luhut, Elon mempertimbangkan menanamkan modalnya di Indonesia, namun belum diketahui pasti dalam hal apa.

Menurut anggota delegasi yang dipimpin Luhut, Pandu Sjahrir, pertemuan di Austin, Texas tersebut membicarakan kendaraan listrik, energi terbarukan dan B20.

Pandu juga mengungkapkan, Elon sangat semangat membicarakan Indonesia dan kemajuan industri nikel.

Termasuk soal kendaraan listrik di Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini