Dialog RKUHP dengan Perguruan Tinggi

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sosialisasi Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) terus berlanjut. Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) DKI Jakarta melakukan dialog dengan 7 Dekan Fakultas Hukum membahas RKUHP, Senin 19 September 2022.

Kakanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Ibnu Chuldun mengatakan, dialog ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Hukum dan HAM agar masyarakat lebih memahami substansi dan mendapatkan kesempatan yang sama untuk memberikan masukan-masukan.

“Terutama dari pihak perguruan tinggi. Karena perguruan tinggi adalah mitra strategis Kemenkumham dalam menyampaikan kebijakan pemerintah,” ujar Ibnu.

Hadir mendampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM DKI Jakarta Ronald Lumbuun, serta Para Pejabat Struktural dan Fungsional Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta.

Kakanwil berharap, dialog ini dapat menghasilkan pemahaman yang sama tentang konstruksi RKUHP. “Harus tersampaikan dengan baik dan benar kepada Para Civitas Akademika sehingga tidak ada lagi informasi yang salah tentang RKUHP ini,” katanya.

Dialog ini sebagai pemenuhan partisipasi dan keterlibatan publik dan secara sungguh-sungguh dalam pembentukan peraturan perundang-undangan. Yaitu wajib memiliki 3 (tiga) prasyarat penting. Yaitu hak untuk didengarkan (right to be heard), hak untuk dipertimbangkan pendapatnya (right to be considered). Hak untuk mendapatkan penjelasan atau jawaban atas pendapat (right to be explained).

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini