Di Negara Ini, Ketahuan Main PUBG Bisa Masuk Penjara

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Game online Player Unknown’s Battlegrounds (PUBG) mobile memang sedang naik daun di kalangan anak muda di seluruh dunia. Namun, di India, game ini ternyata banyak di tentang karena menimbulkan dampak negatif. Sebuah kota di sana telah melarang PUBG dan siapa yang ketahuan memainkan bisa dipenjara.

Mengutip, Bloomberg, kepolisian di wilayah Rajkot, India, untuk sementara melarang PUBG di kota itu dari 9-30 Maret 2019. Kota lain di India kabarnya juga mempertimbangkan langkah serupa.

PUBG dilarang antara lain karena dianggap mengandung kekerasan dan bikin anak malas belajar. Polisi juga menyebut banyak orang tua menginginkan game itu diblokir. Selain PUBG, polisi juga melarang Momo challenge.

Dalam pernyataannya, kepolisian Rajkot menyatakan siapa yang melanggar larangan main PUBG bisa dihukum. Dari denda sampai ancaman penjara paling lama sebulan. Polisi dikecualikan dalam larangan main PUBG dengan alasan untuk kepentingan investigasi.

“Kepolisian Rajkot melarang game PUBG dan Momo Challenge. Menurut mereka, game ini memicu kekerasan di kalangan anak muda dan mempengaruhi perkembangan mereka,” tulis Kumar Manish, seorang jurnalis setempat.

Tentu kebijakan itu banyak diprotes, misalnya dengan alasan banyak game lain yang lebih sadis. Juga ada banyak masalah lain yang lebih penting di India ketimbang melarang game.

Berita Terbaru

Akselerasi Pembangunan Papua untuk Keadilan yang Merata

Oleh: Andreas Wakerkwa)*Upaya akselerasi pembangunan di Papua terus menjadi prioritas strategispemerintah dalam rangka mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Melalui pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN), pembangunan di wilayah Papua tidak lagi dipandang semata sebagai proyek infrastruktur, melainkansebagai langkah komprehensif yang bertujuan menciptakan kesejahteraan yang merata, inklusif, dan berkelanjutan. Pendekatan ini menempatkan masyarakatsebagai pusat pembangunan, sehingga setiap kebijakan yang dijalankan diharapkanmampu menjawab kebutuhan riil masyarakat setempat.Ketua Lembaga Pengembangan Generasi Papua (Lempeng Papua), Pastor Catto Y. Mauri, S.Th., mengatakan bahwa PSN merupakan fondasi penting dalammendorong transformasi pembangunan di Papua. Ia memandang bahwapembangunan yang tengah berlangsung bukan sekadar pembangunan fisik sepertijalan, jembatan, atau fasilitas publik lainnya, melainkan bagian dari upaya besaruntuk membuka akses, meningkatkan kualitas hidup, serta memperkuat daya saingmasyarakat Papua di berbagai sektor.Menurutnya, pembangunan yang inklusif harus melibatkan partisipasi aktif seluruhelemen masyarakat. Oleh karena itu, dukungan kolektif menjadi kunci keberhasilanimplementasi PSN di Papua. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat lokal diyakini mampu mempercepat tercapainya tujuanpembangunan yang berkeadilan. Dalam konteks ini, masyarakat tidak hanyamenjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang memiliki peran strategis dalammenentukan arah dan keberhasilan program.Lebih lanjut,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini