Densus 88 Tangkap Si Profesor Bom Murid Dr Azahari

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Tim Densus 88 antiteror berhasil membekuk Taufik Bulaga alias Upik Lawanga si profesor bom murid dari Dr Azahari. Dirinya ditangkap di sebuah rumah di kawasan Seputih Banyak, Lampung Tengah pada Rabu 25 November 2020.

Taufik Bulaga diketahui merupakan seorang pimpinan jaringan teroris, sekaligus ahli perakit bom. Dia selama ini masuk dalam jajaran buron kasus terorisme nomor 1 alias paling diburu.

Menurut informasi yang dihimpun, Taufik merupakan teroris yang masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak beberapa tahun lalu.

Ia juga disebut sebagai murid kesayangan Dr Azahari, teroris asal Malaysia, otak di balik Bom Bali 2002, Bom JW Marriott tahun 2003, dan Bom Bali 2005. Dr Azahari telah ditembak mati di Batu, Malang, Jawa Timur, tahun 2005 silam.

Taufik sendiri diduga kuat berada di balik bom bunuh diri yang dilakukan Ahmad Yosepa Hayat di Gereja GBIS Kepunton, Solo, Jawa Tengah, 25 September 2011 lalu.

Ia juga merupakan tersangka kasus pengeboman Pasar Tentena tahun 2005, pembunuhan tiga siswi, dan pembunuhan pendeta saat kerusuhan agama di Loki, Ambon.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pandra Arsyad mengakui memang ada penggeledahan yang dilakukan Densus 88 di kawasan itu.

“Memang benar kemarin dilakukan oleh Tim Densus 88,” ujar Pandra, mengutip Kumparan, Kamis 26 November 2020.

Tapi dia tak bisa memastikan apakah ada penangkapan dalam peristiwa itu. Dia meminta agar menanyakan ke Mabes Polri.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini