Debut Melatih, Mourinho Pimpin Roma Menang 10-0

Baca Juga

MATA INDONESIA, ROMA Jose Mourinho melakoni debutnya sebagai pelatih AS Roma. The Special One mencatatkan kemenangan telak dengan skor 10-0.

Mourinho memimpin Roma di laga uji coba menghadapi tim Serie D, Montecatini, Jumat 16 Juli 2021 dini hari WIB. Ini adalah laga perdana pelatih asal Portugal sejak diperkenalkan pada publik pekan lalu.

Di laga ini, Borja Mayoral mencetak hattrick. Sisanya, gol Roma dicetak Carles Perez, Gianluca Mancini, Riccardo Calafiori, Nicolo Zainolo, Nicola Zalewski, Amadou Diawara, dan bunuh diri Santi.

Meski bukan lawan yang seimbang, setidaknya Mourinho bisa memberikan asa kepada fans Roma bahwa tim kesayangannya bisa berbuat banyak di kompetisi Serie A nantinya.

Mourinho dalam kondisi menganggur setelah dipecat Tottenham Hotspur musim lalu beberapa hari jelang final Piala Liga Inggris. Kompetisi Serie A bukan tempat asing bagi mantan pelatih Manchester United itu. Dia pernah sukses membawa Inter Milan meraih treble winners di 2010.

Meski kalah telah, Montecatini mengucapkan terima kasih kepada Roma atas pertandingan persahabatan tersebut.

“Kami meninggalkan Roma dan Trigoria dengan perasaan bahagia dan ini menjadi hari tak terlupakan. Kami juga mengucapkan terima kasih atas sambutan dan keramahan yang diberikan AS Roma,” bunyi pernyataan Montecatini, dikutip dari Sky Sports, Jumat 16 Juli 2021.

Kehadiran Mourinho diharapkan bisa membawa tim asal Ibu Kota Italia bersaing meraih Scudetto musim depan. Terakhir kali Gialorossi menjadi yang terbaik di Serie A terjadi di musim 2001 dimana mereka mampu memenangkan Scudetto.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Danantara, PSEL, dan Masa Depan Pengelolaan Sampah Indonesia

*) Oleh: Citra Ningrum OktaviaPemerintah tengah menghadapi salah satu tantangan paling mendesak dalampembangunan nasional, yakni darurat sampah perkotaan yang selama bertahun-tahun berjalan tanpa penyelesaian menyeluruh. Timbunan sampah yang terusmeningkat tidak lagi sekadar persoalan kebersihan lingkungan, melainkan telahmenjadi ancaman serius bagi kesehatan publik, kualitas ekosistem, hingga ketahananenergi nasional. Di tengah situasi tersebut, langkah pemerintah menggandengDanantara Indonesia untuk mempercepat pembangunan fasilitas PengolahanSampah menjadi Energi Listrik (PSEL) merupakan keputusan strategis yang menunjukkan keberanian negara keluar dari pola lama pengelolaan sampah yang stagnan. Penandatanganan nota kesepahaman pembangunan PSEL di enam lokasibersama 13 pemerintah daerah menjadi sinyal bahwa pemerintah tidak lagi bekerjadengan pendekatan parsial, tetapi mulai membangun sistem pengelolaan sampahyang terintegrasi dan berorientasi jangka panjang.Lebih jauh, penerbitan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentangpercepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrikmemperlihatkan adanya keseriusan politik pemerintah dalam membenahi tata kelolasampah nasional. Menko Pangan, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa regulasitersebut telah mendorong langkah konkret pemerintah pusat dan daerah untukbergerak lebih cepat dalam pembangunan PSEL. Target pembangunan sedikitnya 25 lokasi PSEL dalam dua hingga tiga tahun ke depan bukan hanya ambisi administratif, melainkan kebutuhan nyata untuk mengatasi kedaruratan sampah di puluhankabupaten dan kota. Selama ini, banyak proyek pengolahan sampah tersendat akibatbirokrasi panjang, lemahnya koordinasi antarlembaga, dan ketidakjelasan pembagiankewenangan. Karena itu, penyederhanaan prosedur serta pembagian peran yang jelas antara pemerintah, Danantara, dan pihak-pihak terkait menjadi fondasi pentingagar proyek strategis ini tidak kembali terjebak pada pola lamban yang merugikanmasyarakat.Selain itu, keterlibatan Danantara Indonesia memberi dimensi baru dalampembiayaan dan tata kelola proyek infrastruktur lingkungan di Indonesia. Selama ini, pengelolaan sampah kerap dipandang sebagai sektor yang minim nilai ekonomisehingga tidak menarik bagi investor besar. Padahal, di berbagai negara maju, pengolahan sampah telah berkembang menjadi industri energi hijau yang bernilaitinggi dan berkelanjutan....
- Advertisement -

Baca berita yang ini