Datang ke Jayawijaya, BIN Beri Vaksinasi untuk 139 Orang

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAYAWIJAYA – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Papua atau Binda Papua kembali menggelar vaksinasi untuk pelajar dan masyarakat di Kabupaten Jayawijaya. Kegiatan yang dilakukan bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya dilakukan di di SMP N 2 Wamena, Jl. Panjaitan, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Dokter Puskesmas Wamena Kota dr. Lorina menjelaskan bahwa dalam kegiatan vaksinasi kali ini, pihaknya menargetkan kepada 150 orang. Namun yang berhasil divaksin ada 139 orang.

“Dengan rincian 79 orang vaksin tahap 1 dan 60 orang vaksin tahap 2. Sementara itu 11 orang tertunda karena hasil tensi tinggi dan tidak hadir,” ujarnya, Selasa 12 Oktober 2021.

Meski demikian, Lorina tetap mengapresiasi warga yang sudah berkenan hadir dalam kegiatan vaksinasi kali ini.

“Ini pertanda bahwa mereka peduli dengan kesehatan dirinya agar tidak terinfeksi corona,” katanya.

Menurutnya, kegiatan vaksinasi ini dilakukan untuk membentuk sistem kekebalan tubuh dan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Agar kita dapat beraktivitas normal kembali serta sekolah-sekolah dapat melaksanakan tatap muka,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada para peserta vaksinasi untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama masa pandemi. Agar dirinya dan keluarga aman dari paparan Covid-19.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini