Datang ke Indonesia, Gaya Busana Hwasa Mamamoo Tuai Kecaman

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Sederet idol Korea dikabarkan bakal datang ke Indonesia untuk menghadiri Asian Sound Syndicate Vol. 1 pada Sabtu ini, 31 Agustus 2019. Acara tersebut bakal digelar di Helipad Parking Ground, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat.

Sehari sebelumnya, para idol Korea tersebut terekam kamera telah berada di Bandara Internasional Incheon untuk siap berangkat ke Indonesia. Dari sederet idol yang ada di sana, maknae dari grup Mamamoo, Hwasa mendadak jadi sorotan netizen.

Dilansir dari Koreaboo, Hwasa berada di Bandara Incheon bersama member Mamamoo lainnya. Namun Hwasa yang paling jadi sorotan lantaran gaya busananya saat itu.

Dilihat sekilas, gaya busana memang terlihat begitu nyentrik dan tak biasa. Hwasa mengenakan croptop warna merah dengan detail garis putih dan navy di bagian tangan.

Bajunya tampak memperlihatkan bagian perut. Tapi yang paling membuat netizen heboh adalah bagian celananya.

Ia mengenakan celana denim longgar yang sobek di beberapa bagian dengan bagian resleting yang sengaja dibiarkan terbuka.

Tak disangka, gaya pakaiannya itu menuai kecaman para netizen. Gaya Hwasa dianggap berlebihan. Sejumlah netizen bahkan menyebutnya gila dan cari perhatian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bersama Menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih

Oleh: Yusuf RinaldiPembangunan ekonomi desa merupakan fondasi penting bagi terwujudnyapemerataan kesejahteraan nasional. Karena itu, langkah pemerintah menghadirkanProgram Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) layakdiapresiasi sebagai upaya menghidupkan kembali semangat ekonomi kerakyatanyang berlandaskan gotong royong dan kekeluargaan. Program ini bukan sekadar membentuk koperasi baru, tetapi membangun ekosistemekonomi desa yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Tentu, sebagaimanaprogram strategis lainnya, implementasinya perlu terus disempurnakan agar manfaatnya semakin optimal bagi masyarakat.Sejak awal, Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai instrumenstrategis untuk memperkuat ekonomi rakyat. Pilihan tersebut memiliki landasanhistoris yang kuat. Mohammad Hatta pernah menegaskan bahwa koperasimerupakan sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan asas kekeluargaandan gotong royong. Karena itu, keberhasilan Kopdes Merah Putih tidak boleh hanyadiukur dari banyaknya koperasi yang berdiri, melainkan dari kemampuannyameningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.Komitmen pemerintah untuk terus menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih juga tercermin dari langkah Komisi VI DPR...
- Advertisement -

Baca berita yang ini