Data Pentagon: Intelijen AS Sudah Prediksi Corona Sejak 20 Tahun Lalu

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pentagon mengalami kebocoran data kenegaraan yang rahasia terkait corona atau Covid-19 yang kini mewabah di Amerika Serikat.

Dalam dokumen berjudul ‘USNORTHCOM Branch Plan 3560: Pandemi Influenza dan Infectious Disease Response’ yang dibuat 2017 lalu itu, secara khusus disebutkan ciri-ciri virus yang benar-benar mirip corona.

“Intelijen telah mengingatkan ancaman ini selama dua dekade (20 tahun), dan memperingatkan bahayanya dalam lima tahun terakhir,” kata eks Kepala Divisi Penyakit Menular dan Penanggulangan Pentagon Danis Kaufman.

Dalam dokumen tersebut ciri-ciri virus yang dimaksud sama seperti Covid-19, yakni menyebabkan kematian akibat rusaknya sistem pernapasan. Di sisi lain, virus ini akan mengakibatkan kelangkaan alat medis dan pasien yang membludak.

“Ancaman paling signifikan adalah penyakit pernapasan, yakni influenza jenis terbaru,” tulis dokumen milik Pentagon tersebut, seperti dikutip dari PressTV.com, Kamis 2 April 2020.

Dalam dokumen 103 halaman itu, rencana respons juga memperingatkan tentang kelangkaan peralatan medis setelah penyebaran virus terjadi secara massal, termasuk kelangkaan sumber daya, seperti logistik yang diperlukan masyarakat.

Pentagon sudah mengingatkan Presiden AS Donald Trump tentang ancaman Covid-19 ini sejak lama.

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Akselerasi Pembangunan Papua untuk Keadilan yang Merata

Oleh: Andreas Wakerkwa)*Upaya akselerasi pembangunan di Papua terus menjadi prioritas strategispemerintah dalam rangka mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Melalui pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN), pembangunan di wilayah Papua tidak lagi dipandang semata sebagai proyek infrastruktur, melainkansebagai langkah komprehensif yang bertujuan menciptakan kesejahteraan yang merata, inklusif, dan berkelanjutan. Pendekatan ini menempatkan masyarakatsebagai pusat pembangunan, sehingga setiap kebijakan yang dijalankan diharapkanmampu menjawab kebutuhan riil masyarakat setempat.Ketua Lembaga Pengembangan Generasi Papua (Lempeng Papua), Pastor Catto Y. Mauri, S.Th., mengatakan bahwa PSN merupakan fondasi penting dalammendorong transformasi pembangunan di Papua. Ia memandang bahwapembangunan yang tengah berlangsung bukan sekadar pembangunan fisik sepertijalan, jembatan, atau fasilitas publik lainnya, melainkan bagian dari upaya besaruntuk membuka akses, meningkatkan kualitas hidup, serta memperkuat daya saingmasyarakat Papua di berbagai sektor.Menurutnya, pembangunan yang inklusif harus melibatkan partisipasi aktif seluruhelemen masyarakat. Oleh karena itu, dukungan kolektif menjadi kunci keberhasilanimplementasi PSN di Papua. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat lokal diyakini mampu mempercepat tercapainya tujuanpembangunan yang berkeadilan. Dalam konteks ini, masyarakat tidak hanyamenjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang memiliki peran strategis dalammenentukan arah dan keberhasilan program.Lebih lanjut,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini