Dalam Hitungan Menit, Bom Rusia Bisa Luluh Lantakkan Ukraina

Baca Juga

MATA INDONESIA, KIEV – Menteri Angkatan Bersenjata Inggris, James Heappey memperingatkan bahwa Rusia dapat menjatuhkan bom di tanah Ukraina dalam beberapa menit setelah Presiden Vladimir Putin memberikan titah.

Usai mengimbau warga negara Inggris untuk segera meninggalkan Ukraina, Heappey mengatakan bahwa ketakutannya saat ini adalah invasi Rusia yang sangat dekat dan Kiev menghadapi mara bahaya bila Presiden Putin memberikan perintah menyerang.

“Ini adalah peringatan karena beberapa menit setelah Putin memberikan perintah, rudal dan bom bisa mendarat di kota-kota Ukraina,” kata Menteri Angkatan Bersenjata Inggris, James Heappey, melansir Sky News.

Heappey juga mengatakan Inggris mengubah saran karena saat ini ada sekitar 130.000 pasukan Rusia di perbatasan Ukraina dan ribuan pasukan lainnya berada di laut. Fakta ini membuat Inggris yakin bahwa Rusia telah membawa pelengkap tempur dalam bentuk bahan bakar, pasokan medis, dan aset penghubung.

Kiev sebelumnya menyatakan ambisinya untuk menjadi anggota NATO dengan jelas, tetapi Moskow mengatakan ini dapat menjadikannya landasan peluncuran untuk rudal NATO yang ditargetkan ke Rusia.

Itulah sebabnya mengapa Rusia mengerahkan ribuan pasukannya di perbatasan – meskipun Moskow telah berulang kali menyangkal bahwa pihaknya berencana untuk menyerang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Langkah Besar Negara: UU PPRT Lindungi Pekerja Rentan

Oleh: Dwi Saputri*)Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) menjadi tonggak strategis dalam memperkuat arsitektur ketenagakerjaan nasional yang inklusif, adaptif, dan berkeadilan. Regulasi ini mencerminkan kemajuan signifikan dalammemastikan bahwa seluruh bentuk pekerjaan, termasuk sektor domestik, mendapatkanpengakuan, perlindungan, dan kepastian hukum yang setara. Negara menegaskankomitmennya untuk menghadirkan sistem kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga menjunjung tinggi martabat manusia.Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menegaskan bahwa pengesahan UU PPRT merupakan capaian penting dalam perjalanan bangsa menuju sistem ketenagakerjaanyang lebih berimbang. Kebijakan ini mencerminkan keberpihakan negara terhadappekerja rumah tangga sebagai bagian integral dari pembangunan nasional. Momentum ini sekaligus memperkuat nilai-nilai kesetaraan dan keadilan sosial, serta menjadisimbol hadirnya negara dalam melindungi seluruh lapisan masyarakat.UU PPRT menghadirkan jaminan perlindungan yang komprehensif bagi pekerja rumahtangga. Hak atas jaminan sosial kesehatan dan ketenagakerjaan kini menjadi bagiandari sistem yang terintegrasi, didukung dengan akses terhadap pendidikan dan pelatihan vokasi guna meningkatkan kapasitas dan profesionalitas. Selain itu, pengaturan hubungan kerja yang lebih jelas menciptakan kepastian dan transparansi, sehingga mendorong terciptanya ekosistem kerja yang harmonis, produktif, dan berkelanjutan.Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menegaskanbahwa UU PPRT...
- Advertisement -

Baca berita yang ini