Daftar Yuk, Kominfo Sediakan 200 Beasiswa S2 Dalam dan Luar Negeri

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyediakan 200 beasiswa untuk beberapa universitas di dalam dan luar negeri.

“Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, kembali membuka Program Beasiswa S2 dalam dan luar negeri Tahun 2022 sebagai wujud komitmen Kementerian Kominfo mengembangkan kapasitas 200 putra putri terbaik bangsa di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK),” ujur juru bicara Kominfo, Dedy Permadi.

Program Beasiswa Kominfo terbuka bagi masyarakat umum dari instansi swasta dengan latar belakang pekerjaan terkait sektor TIK, pelaku start-up lokal, hingga aparatur Pemerintah Pusat, Daerah, serta TNI dan POLRI.

Pendaftaran untuk program beasiswa S2 luar negeri dibuka sampai tanggal 31 Maret 2022 untuk 5 (lima) negara tujuan studi, yakni Cina, Hongaria, Belanda, Jepang, dan India.

Sementara, untuk program beasiswa S2 dalam negeri, disediakan beasiswa dalam negeri di Universitas Indonesia, ITB, Universitas Gajah Mada, Institut Teknologi 10 November, dan beberapa universitas lain.

Untuk keterangan lebih lengkap, bisa klik tautan di sini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini