Daerah Ini Masih Mengalami Musim Kemarau Ditengah Perubahan Musim Pancaroba

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Indonesia memasuki puncak musim kemarau pada Agustus 2020 dan memasuki musim pancaroba pada September 2020 lalu. Begitu seperti yang diumumkan oleh Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini BMKG, Miming Saepudin.

Secara umum, awal periode musim pancaroba dimulai dari bulan September. Maka dari itu, potensi terjadinya cuaca ekstrem seperti puting beliung, angin kencang, hujan lebat disertai petir, harus diwaspadai selama periode tersebut.

Akan tetapi, memasuki bulan September ada beberapa wilayah masih di puncak kemarau seperti Kalimantan. Curah hujan rendah selama September 2020. Musim kemarau masih terjadi di beberapa wilayah seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, dan Papua bagian Selatan.

Miming juga mengatakan ada kemungkinan kekeringan dengan level tinggi ada di wilayah Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT.

Lalu, daerah rawan kebakaran hutan dan lahan di Sumatra dan Kalimantan kiranya akan mengalami curah hujan intensitas sedang pada bulan September 2020.w

Reporter: Nabila Rahadiantinur

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Perbaikan Distribusi BBM di Sumatra Dukung Kelancaran Aktivitas Ekonomi dan Logistik

Oleh: Satria Kusuma )*Perbaikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di berbagai wilayah Sumatra mulai menunjukkan hasil yang semakin positif. Kelancaran penyaluran energi yang terus membaik tidak hanya mempermudahmasyarakat memperoleh BBM, tetapi juga memberikan dampak langsungterhadap aktivitas ekonomi dan logistik yang sangat bergantung pada ketersediaan pasokan energi. Upaya percepatan distribusi yang dilakukan PT Pertamina Patra Niaga bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, Hiswana Migas, sertaberbagai pemangku kepentingan berhasil mengurangi antrean di sejumlahstasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), sekaligus menjagakesinambungan pasokan di wilayah yang sebelumnya mengalamikepadatan permintaan.Kondisi yang semakin terkendali terlihat di Sumatra Utara. Distribusi BBM yang sebelumnya menghadapi tantangan kini berlangsung lebih lancarseiring optimalisasi koordinasi antarlembaga dan peningkatan sistemoperasional di lapangan. Normalisasi penyaluran menjadi faktor pentingdalam memastikan mobilitas masyarakat, distribusi barang, hinggakegiatan usaha dapat berjalan tanpa hambatan akibat keterbatasanpasokan energi.Komisaris Independen PT Pertamina Patra Niaga, Prabu Revolusi, melakukan Management Walkthrough ke Pertamina Patra Niaga...
- Advertisement -

Baca berita yang ini