Cerdik, Narkoba di Inggris Diselundupkan Pakai Bangkai Tikus

Baca Juga

MINEWS, INTERNASIONAL – Ada kasus unik yang baru-baru ini diungkap oleh otoritas Inggris dalam upaya pemberantasan narkoba.

Pihak berwenang negara tersebut membongkar praktik penyelundupan narkoba ke dala, sebuah penjara menggunakan bangkai tikus. Penjara tempat praktik penyelundupan itu bernama HMP Guys Marsh di Dorset, bagian barat daya.

Mengutip CNN, Selasa 26 Maret 2019, Kementerian Kehakiman Inggris dalam keterangannya menyebut ada tiga bangkai tikus ditemukan di dalam penjara tersebut yang di dalam perutnya terdapat narkoba.

Petugas awalnya curiga dengan adanya jahitan di bagian perut tikus. Lalu, bangkai itu dibedah ulang, dan hasilnya isi perut tikus sudah lenyap, berganti dengan bungkusan narkoba.

Selain narkoba, pelakunya juga menyelundupkan telepon genggam hingga kartu SIM. Total lima telepon genggam dan charger, tiga kartu SIM, kertas rokok, tembakau dan narkoba jenis ganja dan spice telah disita. 

Praktik penyelundupan barang-barang terlarang ke dalam penjara sebelumnya diketahui menggunakan burung merpati dan bola tenis. Kementerian Kehakiman Inggris menyebut penggunaan bangkai tikus ini merupakan pengembangan baru.

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini