‘Cerai’ dengan Yamaha, Maverick Vinales Resmi Gabung Aprilia di MotoGP 2022

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Pebalap Maverick Vinales resmi bakal meninggalkan Yamaha tahun depan dan berlabuh ke Aprilia untuk MotoGP 2022.

Diketahui, Vinales meneken kontrak setahun dengan opsi perpanjangan. Dia bakal menjadi rekan setim Aleix Espargaro.

“Kami sangat gembira sudah mendatangkan Vinales, pembalap level tinggi dan salah satu rider berbakat di kelas utama,” kata CEO Aprilia Racing Massimo Rivola dilansir Crash.

“Proyek kami bertambah kuat dengan nilai yang dibawa Vinales, juara dunia yang sudah membuktikan kemampuannya sebagai pembalap top MotoGP,”.

Setelah menghabiskan diri sebagai salah satu kekuatan, pihaknya bertekad memberi Aprilia kesuksesan sebagai tim pabrikan.

Vinales mengakhiri kontrak dengan Yamaha setahun lebih cepat usai kompetisi 2021 selesai. Ketidakmampuan meraih hasil terbaik bersama Tim Tiga Garpu Tala jadi alasan.

Kesuksesan merekrut Vinales merupakan capaian besar bagi Aprilia. Pabrikan asal Italia itu gagal meyakinkan rider Moto2 untuk naik kelas hingga menunjuk pembalap penguji Lorenzo Savadori pada musim ini.

Sedangkan Vinales merupakan juara balapan MotoGP sembilan kali dan berstatus pembalap dengan gaji tertinggi kedua setelah Marc Marquez (Repsol Honda).

 Mengangkat harkat Aprilia menjadi misi terbesar Vinales. Meski RS-GP jauh berkembang, mereka belum mampu menembus lima besar pada musim ini.

Mereka juga menjadi satu-satunya pabrikan yang belum naik podium atau meraih kemenangan pada era MotoGP.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini