Cegah Lonjakan Covid19 Usai Lebaran, Fasilitas Tes Disebar di Titik-Titik Ini

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Untuk mencegah kasus Covid19 melonjak pasca libur lebaran 2021 karena masih ada 1,5 orang yang mudik, Komite Penanganan Covid19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) memutuskan melakukan tes secara random di jalur arus balik mulai Sabtu 15 Mei 2021 ini.

“Random-Test diterapkan untuk perjalanan dari beberapa Provinsi di Pulau Jawa menuju Jakarta, sedangkan Mandatory-Check untuk perjalanan dari Sumatera menuju ke Jawa dan Jakarta, yang diberlakukan mulai hari ini 15 Mei 2021” ujar Airlangga, Sabtu 15 Mei 2021.

Pengecekan menggunakan rapid test antigen akan dilakukan pada 21 lokasi titik pengecekan di seluruh provinsi di Pulau Jawa menuju Jakarta.

Dari 21 titik itu akan dibagi ke dalam dua kelompok yaitu ruas Tol Trans Jawa dan ruas Tol Jakarta – Merak.

Untuk Tol Trans Jawa yang dikelola Jasa Marga terdapat 18 lokasi tes terdiri dari 13 lokasi di rest area jalan tol, 4 lokasi di pintu masuk tol utama, dan 1 lokasi di eks Gerbang Tol Cikarang Utama KM.31.

Sementara ruas Tol Jakarta-Merak terdapat 3 titik yaitu dua di rest area KM.45 dan KM.68, serta 1 lokasi di Pintu Masuk Tol Cikupa.

Sedangkan, random test Covid19 di jalan nasional, akan diterapkan di 4 titik dan akan disesuaikan dengan update kondisi di lapangan berdasarkan laporan dari Ditlantas Polda setempat.

Keempatnya adalah Jembatan Timbang Balonggandu, Karawang – Jabar, Pos Tegal Gubug di Susukan, Cirebon – Jabar, lokasi antara Indramayu – Jatibarang, dan antara Sukabumi – Cianjur arah ke Jakarta.

Pelaku perjalanan yang terkonfirmasi positif Covid19 setelah dites, wajib diisolasi di tempat yang disediakan satgas daerah dengan rujukan ke fasilitas kesehatan setempat. Apabila dekat dengan daerah asal, pasien dapat kembali ke daerah asalnya, namun apabila dekat dengan Jakarta, pasien akan dirujuk ke Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Jakarta.

Fasilitas tes Covid19 juga akan didirikan di Lampung. Mereka yang terkonfirmasi positif akan dikarantina di fasilitas provinsi itu. Jika mengarah ke kondisi berat akan dirujuk ke rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Lampung.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini