Canggih! Sony Ciptakan Teknologi Ubah Buah Pisang Jadi Controller PS

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Inovasi terus dilakukan oleh Sony. Terbaru, perusahaan gam ini mendaftarkan paten dari teknologi yang dapat memungkinkan pemain PlayStation untuk mengubah objek rumahan hingga buah-buahan agar bisa menjadi controller.

Teknologi terbaru ini memungkinkan pengguna agar menggunakan kamera untuk melakukan scan terhadap objek hingga pengguna bisa menekan bagian tertentu untuk menjalankan beberapa fungsi di dalam game.

Berdasarkan informasi dari GamesIndustry.biz, Sony membuat paten ini karena mereka melihat banyaknya orang yang melihat sejumlah peripheral game seperti controller terlalu rumit dan mahal. Maka dari itu Sony ingin menghadirkan sebuah ide baru yang inovatif.

Selama benda yang dipilih tersebut merupakan benda mati dan memiliki fisik yang cukup keras, maka benda tersebut bisa digunakan untuk menjadi controller.

Dalam paten yang didaftarkan ke USPTO, Sony memperlihatkan seperti apa konsep teknologi ini dengan menggunakan buah pisang sebagai contoh. Nantinya tombol seperti segitiga dan cross bisa ditekan di bagian tertentu dari pisang tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini