Camila Cabello Kesal, Merasa Nggak Dihargai Fans Liverpool

Baca Juga

MATA INDONESIA, PARIS – Penyanyi Camila Cabello merasa kesal dengan fans Liverpool. Dia menyebut, pendukung The Reds tidak menghargainya saat bernyanyi di final Liga Champions.

Camila menjadi salah satu tamu undangan di final Liga Champions yang dihelat di Stade de France, Paris, Minggu 29 Mei 2022 dini hari WIB. Penyanyi asal Kuba itu menyumbang empat lagu sebelum kick-off.

Empat lagu yang dibawakan Camila adalah single-single andalannya, seperti ‘Senorita’, ‘Havana’, ‘Bam Bam’, dan Don’t Get Yet’. Sayang, sambutan fans Liverpool membuat Camila kesal.

Bukannya ikut menyanyi atau mendengarkan lagu yang dibawakan Camila, fans Liverpool justru sibuk dengan chant-chant tim kesayangan mereka sendiri.

Camila sempat mencuit kekesalannya di Twitter, tapi sudah dihapus. Netizen berhasil men-capture tweet itu sebelum dihapus.

“Memutar ulang penampilan kami dan saya tidak percaya orang-orang menyanyikan lagu tim mereka sendiri begitu keras selama pertunjukan kami,” cuitnya.

“Padahal tim dan saya bekerja tanpa lelah begitu lama untuk membawa getaran yang tepat dan memberikan pertunjukan yang bagus. Sangat kasar, tapi terserah. Saya SENANG kalian menyukainya,” katanya.

Final Liga Champions berakhir untuk kemenangan Real Madrid 1-0 atas Liverpool. Ini merupakan trofi ke-14 Liga Champions sepanjang sejarah klub.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini