Bursa 8 April 2020, Ini Deretan Saham BUMN yang Layak Koleksi

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Halo para investor, saat ini memang wabah corona tengah melanda tanah air. Tapi bukan berarti minat main saham jadi ikut mengendur kan?

Kalau minat transaksi pada Rabu 8 April 2020, nih ada sejumlah saham milik BUMN yang wajib dibeli dan berpotensi cuan (untung) hari ini lho.

Biar gak penasaran lebih jauh, berikut ini daftar saham-saham BUMN yang layak kalian beli sepanjang hari ini ya!

Indosurya Bersinar Sekuritas

Kepala Riset Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya merekomendasikan beberapa saham plat merah yaitu PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA).

Reliance Sekuritas Indonesia

Sementara Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi merekomendasikan tiga saham plat merah yaitu PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini