Bupati Tak Hadir, Rapat DPRD Indramayu Diwarnai Interupsi

Baca Juga

MATA INDONESIA, INDRAMAYU – Rapat DPRD Indramayu, Jumat 11 Februari 2022, diwarnai interupsi karena Bupati tidak menghadirinya.

Interupsi terjadi karena rapat lanjutan itu membahas penyampaian pendapat interpelasi kepada bupati Indramayu.

Rapat itu diikuti 41 anggota dari lintas fraksi. Namun yang melontarkan interupsi adalah Fraksi Partai Golkar.

“Mempertanyakan mengapa pada rapat Interpelasi ini diwakilkan oleh Sekda? Saya menanyakan keabsahan surat tugas dari Bapak Sekda” ujar Muhaimin dari Fraksi Golkar.

Bupati pada rapat itu hanya diwakili Sekda Rinto Waluyo. Di hadapan para anggota dewan, Rinto mengungkapkan Bupati Indramayu tidak bisa menghadiri rapat karena ibunya sakit.

Interpelasi yang digalang fraksi-fraksi DPRD Indramayu berkaitan dengan pengelolaan tata pemerintahan daerah dan BUMD, termasuk soal isu tak harmonisnya hubungan antara Bupati Nina Agustina dengan wakilnya.

Reporter: Rizal Kris

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

KPU Sleman Gelar PSU pada 24 Februari 2024 di 11 TPS, PPS dan PPK Dipilih Ketat

Mata Indonesia, Sleman - KPU Sleman segera menyelenggarakan pemungutan suara ulang (PSU) dan pemungutan suara lanjutan (PSL) sesuai rekomendasi sebelumnya. Ada 11 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Bumi Sembada yang akan menjadi lokasi PSU dan PSL.
- Advertisement -

Baca berita yang ini