Bukan Cuma Selundupkan Harley, Ini Enam Kontroversi Ari Ashkara Semasa Jabat Dirut Garuda

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Dipecatnya Dirut Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra alias Ari Ashkara karena ketahuan menyelundupkan Harley Davidson keluaran tahun 1972 dan dua sepeda Brompton membuka mata semua soal moral hazard petinggi BUMN tersebut.

Semakin ditelusuri, ternyata terlalu banyak kontroversi yang dilakukan Ari Akhsara selama menjabat Dirut Garuda. Mata Indonesia berhasil menghimpun lima di antaranya seperti berikut;

1. Merekayasa Keuangan Garuda
Tahun 2018, saat Ari diangkat menjadi Dirut terdengar kabar Garuda telah mengutak-atik laporan keuangan perusahaan plat merah tersebut. Kondisi keuangan yang merugi terlihat untung. Garuda diketahui merugi hingga Rp 2,45 triliun.

2. Perseteruan Garuda vs Sriwijaya
Kerjasama dua maskapai itu berawal pada November 2018. Namun baru berjalan setahun terjadi ketegangan karena perbedaan pendapat soal biaya manajemen dan pembagian keuntungan.

Puncaknya ketika anak usaha Garuda menarik seluruh layanan perawatan pesawat Sriwijaya bahkan maskapai itu diminta membayar utang akibat sejumlah rute penerbangan yang dihentikan.

3. Larangan Memfoto dan Merekam Video dalam Pesawat
Hal itu berawal dari seorang youtuber Rius Vernandes yang mengulas pelayanan kelas bisnis dalam penerbangan Sydney-Jakarta. Hal yang dikomentari adalah menu yang hanya bertulis tangan.

Sejak saat itu, melalui media sosialnya, Garuda mengeluarkan surat edaran larangan memfoto atau mengambil video saat berada di dalam pesawat.

4. Melambungnya Harga Tiket 
Di awal 2019 ini Garuda tiba-tiba menaikkan harga tiket semua rute domestik hingga 100 persen. Kenaikan harga ini dikuti maskapai lainnya.

5. Menghentikan Penerbangan langsung Jakarta – Amsterdam
Rute itu dihapus dan diganti dengan Denpasar-Medan-Amsterdam. Hal itu diduga sebagai cara agar Ari bisa memasukan barang-barang yang dibelinya supaya tidak melewati bea cukai.

6. Diduga Berselingkuh dengan Pramugari
Ari Akhsara diduga berselingkuh dengan Puteri Novitasari Ramli seorang pramugari Garuda yang berbasis di Bali. Hal itu viral di media sosial lewat akun twitter @digeeembok yang telah membeberkan kelakuan perempuan itu karena meminta fasilitas layanan terbaik kepada manager area Garuda. Jika ditolak dia melaporkannya ke Ari Akhsara yang langsung menindak pegawai yang menolak tersebut.(Yuri Giantini)

 

Ini potongan status seorang pilot Garuda soal sepakterjang Ari Ashkara;

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme

Oleh: Ethan Shabir Uttara *)Gelombang demonstrasi mahasiswa yang mengangkat isu ekonomi kembali hadir dalamruang publik Indonesia. Fenomena ini sesungguhnya bukan sesuatu yang baru. Sejak awalkemerdekaan hingga era demokrasi modern saat ini, mahasiswa selalu menjadi bagianpenting dalam proses kontrol sosial terhadap kebijakan negara. Kritik, protes, dan penyampaian aspirasi merupakan hak konstitusional yang dijamin dalam sistem demokrasi.Namun demikian, dalam isu ekonomi, terdapat satu tantangan yang sering muncul: kecenderungan melihat persoalan dari satu sisi tanpa mempertimbangkan gambaran yang lebih utuh. Padahal ekonomi merupakan bidang yang kompleks, dipengaruhi oleh banyakvariabel domestik maupun global, sehingga membutuhkan pembacaan yang lebihkomprehensif daripada sekadar melihat gejala-gejala yang tampak di permukaan.Belakangan ini sejumlah aksi demonstrasi mengangkat berbagai isu mulai dari kemiskinan, korupsi, program bantuan sosial, hingga berbagai program prioritas pemerintah. Aspirasitersebut tentu patut dihargai. Namun pertanyaan yang juga perlu diajukan adalah apakahnarasi yang berkembang telah mencerminkan keseluruhan realitas yang sedang berlangsung?Dalam sebuah diskusi publik yang membahas hubungan antara gerakan mahasiswa dan kebijakan negara, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, mengingatkan bahwa demonstrasi mahasiswa adalah bagian yang wajar dalam demokrasiIndonesia. Namun ia juga menekankan pentingnya melihat seluruh aspek secara objektif agar penilaian terhadap kondisi bangsa tidak hanya didasarkan pada satu sudut pandang. Pemerintah, menurutnya, tidak menolak kritik, melainkan berupaya menghadirkan gambaranyang lebih lengkap kepada masyarakat. Dalam konteks ekonomi, pendekatan semacam ini sangat relevan. Sebagai contoh, isukemiskinan sering menjadi bahan kritik. Namun pada saat yang sama, pemerintah juga sedang menjalankan berbagai program yang secara langsung menyasar kelompok masyarakatrentan. Program Makan Bergizi Gratis (MBG), misalnya, tidak hanya bertujuanmeningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga membangun ekosistem ekonomibaru di tingkat lokal melalui keterlibatan petani, peternak, pemasok pangan, dan pelaku usahakecil di daerah. Demikian pula dengan Sekolah Rakyat yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga paling miskin. Program tersebut berangkat dari keyakinan bahwa pendidikan merupakan instrumenpaling efektif untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Bersamaan dengan itu, pemerintah juga memperluas akses pendidikan tinggi melalui anggaran KIP Kuliah yang menjangkau lebih dari satu juta mahasiswa. Tentu tidak ada kebijakan yang sempurna. Namun yang perlu dicermati adalah apakahpemerintah menunjukkan kemauan untuk melakukan evaluasi dan perbaikan. Dalam kasusMBG misalnya, pemerintah melakukan moratorium penambahan dapur baru untuk fokuspada peningkatan kualitas pelaksanaan program dan efisiensi anggaran....
- Advertisement -

Baca berita yang ini