Bruno Fernandes, Asa Baru Manchester United Kembali ke Puncak

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Bruno Fernandes terus menjadi sorotan di Liga Inggris, setelah berseragam Manchester United. Ia dianggap sebagai pemain yang akan menjadi harapan baru bagi Setan Merah untuk kenbali ke puncak kejayaan dan jalur juara.

Legenda Arsenal Paul Merson bahkan mengakui skill pemain asal Portugal itu akan banyak berpengaruh bagi permainan MU ke depannya. Terbukti, skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer belum terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir bersama Bruno, meski tanpa mega bintang Paul Pogba.

Dalam sembilan pertandingan tanpa kalah itu, Bruno mencatatkan tiga gol dan empat assist. Sayang, sihirnya di lapangan hijau sementara terhenti karena pandemi Covid-19 yang melanda cukup parah di Inggris.

Merson menganggap Bruno Fernandes adalah pemain yang paling dibutuhkan MU. Ia bahkan menyamakan seorang Bruno dengan trio tengah Manchester City, yakni David Silva, Bernardo Silva dan Kevin Bruyne.

“Anda membutuhkan pemain seperti Bruno Fernandes. Ia dapat menahan bola dan memberikan umpan dengan baik,” ujar Merson dikutip dari Sky Sport, Selasa 21 April 2020.

“Manchester City bisa begitu sukses karena mereka punya pemain seperti itu pada diri David Silva, Bernardo Silva dan Kevin De Bruyne. Saya rasa Fernandes setara dengan mereka.” ujarnya menambahkan.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hilirisasi untuk Ekonomi yang Lebih Sejahtera

Oleh: Yusuf Rinaldi)* Transformasi ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir semakinmenunjukkan arah yang jelas, yaitu dengan memperkuat nilai tambah sumber dayaalam melalui strategi hilirisasi. Kebijakan ini bukan sekadar agenda industrialisasibiasa, melainkan fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.  Dalam konteks ekonomi global yang semakin kompetitif, langkah pemerintahmempercepat hilirisasi menjadi salah satu strategi paling rasional untuk memastikankekayaan alam Indonesia benar-benar memberi manfaat optimal bagi masyarakat. Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya untuk memperkuat peranPerusahaan Mineral Nasional (Perminas) sebagai instrumen negara dalammengelola sumber daya mineral secara lebih terintegrasi. Langkah ini sangat penting mengingat selama bertahun-tahun Indonesia lebihbanyak mengekspor bahan mentah tanpa nilai tambah yang signifikan. Denganpenguatan Perminas, pemerintah ingin memastikan bahwa pengelolaan mineral tidak lagi berhenti pada aktivitas eksplorasi dan penambangan, tetapi dilanjutkanhingga tahap pengolahan industri bernilai tinggi di dalam negeri. Presiden menekankan bahwa penguatan Perminas akan menjadi kunci bagiterciptanya pengelolaan sumber daya mineral yang lebih terpadu. Dengan demikian, Indonesia tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi mampu berkembangmenjadi pusat produksi dan inovasi industri mineral di tingkat global. Langkah inisemakin relevan jika melihat tren investasi nasional. Data terbaru menunjukkanbahwa sektor hilirisasi menyumbang sekitar Rp584,1 triliun atau 30,2 persen daritotal realisasi investasi nasional pada 2025. Angka tersebut mencerminkan bahwatransformasi ekonomi berbasis nilai tambah mulai memberikan dampak nyata bagipertumbuhan ekonomi. Selain penguatan kelembagaan, pemerintah juga mendorong pembangunaninfrastruktur industri melalui pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK). Pemerintah saat ini tengah menunggu persetujuan Presiden atas pembentukanenam KEK baru yang akan difokuskan pada industri berbasis energi dan manufakturberteknologi tinggi. Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, menjelaskan bahwa seluruh kajian teknis telah rampung dan kinimenunggu keputusan presiden. Ia mengatakan pihaknya sedang mengusulkan adaenam KEK baru yang akan diresmikan atau disetujui oleh Presiden. Keenamkawasan tersebut akan tersebar di berbagai wilayah strategis, termasuk Kalimantan, Sulawesi, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Fokus industrinya meliputi pengembangankendaraan listrik, smelter pengolahan mineral strategis seperti nikel, hinggapengembangan energi hijau. Strategi ini tidak hanya memperkuat hilirisasi, tetapijuga menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah. Secara kinerja,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini