BMKG Beri Peringatan Dini Banjir di DKI Jakarta

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Peringatan untuk warga Jakarta dan sekitarnya. Hari ini, Senin 8 Februari dan Selasa 9 Februari 2021, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini soal potensi hujan lebat.

Hujan diprediksi bisa mengakibatkan banjir atau banjir bandang di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta yang berstatus siaga 3 atau waspada hingga pukul 02.00. Senin dini hari 8 Februari 2021.

Berdasarkan keterangan dari BMKG di wilayah Jabodetabek, terdapat 6 wilayah yang siaga banjir. Keenam wilayah tersebut adalah Jakarta Utara, Jakarta Barat, Kota Tangerang, Tangerang, Depok, dan Bogor.

banjir terparah dan sempat melumpuhkan Jakarta terjadi pada 1 hingga 2 Februari 2007. Saat itu sebagian besar wilayah Ibukota lumpuh.

Luas area terdampak pada banjir Jakarta awal 2007 itu adalah 455 kilometer persegi atau sekitar 70 persen dari total wilayah Ibu kota. Selain itu, bencana ini memakan jumlah korban jiwa terbanyak, yaitu 48 orang tewas dan 276.333 orang harus mengungsi dari tempat tinggal mereka yang terendam air.

Akibat banyaknya jiwa yang mengungsi, beberapa ruas jalan tol pun dibuka sebagai lokasi pengungsian mendadak. Di antara ruas jalan tol yang digunakan adalah ruas Pluit-Tanjung Priok, Jakarta Utara.

 

Waktu pemulihan yang diperlukan sebelum aktivitas warga bisa dapat berlangsung normal kembali adalah 10 hari. Banjir besar yang terjadi di Jakarta pada Februari 2007 ini merendam 156 km persegi wilayah Ibukota.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini