MATA INDONESIA, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden yakin Rusia tengah bergerak untuk menginvasi Ukraina. Namun, Biden berjanji akan memberikan ‘bencana’ jika Moskow benar-benar menyerang Kiev.
“Jika mereka benar-benar melakukan apa yang mampu mereka lakukan dengan pasukan yang terkumpul di perbatasan, itu akan menjadi bencana bagi Rusia jika mereka menginvasi Ukraina lebih lanjut,” kata Presiden Joe Biden, melansir Anadolu Agency, Kamis, 20 Januari 2022.
“Sekutu serta mitra kami siap untuk membebankan biaya yang parah dan kerugian yang signifikan terhadap Ukraina. Rusia dan ekonomi Rusia, dan kami akan memperkuat sekutu NATO kami, saya telah memberi tahu mereka, di sisi timur kami,” Biden memperingatkan.
AS bersama sekutu Eropa-nya telah memperingatkan bahwa Rusia sedang menyiapkan panggung untuk invasi ke Ukraina dan telah menempatkan lebih dari 100.000 tentara di perbatasan.
Selain itu, Moskow juga menempatkan artileri dan tank yang signifikan di negara bekas bagian Uni Soviet itu. Akan tetapi, Rusia membantah tengah mempersiapkan serangan militer, dengan mengatakan pasukannya ada di sana untuk latihan rutin.
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Ryabkov mengatakan bahwa Moskow tidak memiliki rencana untuk menyerang Ukraina, bahkan jika pembicaraan yang sedang berlangsung untuk mengurangi ketegangan gagal.
“Kami tidak akan menyerang Ukraina,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Ryabkov.
Presiden Biden mengatakan, jika Presiden Putin melanjutkan invasi, maka dia akan membayar harga yang serius dan mahal. Ini menunjukkan yang sanksi potensial, termasuk pembatasan akses ke sistem perbankan internasional, termasuk melarang akses ke transaksi berbasis dolar.
“Selain itu, militer Rusia akan mengalami kerugian medan perang berat, sebagian karena AS telah menyediakan peralatan militer canggih kepada angkatan bersenjata Ukraina. Itu termasuk pengiriman berturut-turut amunisi anti-tank Javelin dan rudal anti-pesawat Stinger,” sambung Biden.
“Secara militer, mereka memiliki keunggulan luar biasa dalam kaitannya dengan Ukraina, tetapi mereka akan segera membayar harga yang mahal, jangka pendek dan jangka panjang, jika mereka melakukannya,” kata Biden tentang pasukan Rusia.
Presiden AS mengindikasikan bahwa apa yang dia gambarkan sebagai serangan kecil ke Ukraina akan menghasilkan hukuman Barat yang lebih ringan daripada perang besar-besaran. Biden juga memastikan bahwa sekutu NATO berada di halaman yang sama.
