Bertemu PKS, Perindo Buka Peluang Gabung Koalisi NasDem

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Partai Persatuan Indonesia (Perindo) terus membangun komunikasi politik dengan seluruh partai untuk 2024. Kali ini menggelar pertemuan dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), di Jakarta.

Pertemuan tersebut membahas kondisi aktual hingga membangun komunikasi politik awal menuju Pemilu 2024.

“Perindo terus membangun komunikasi politik dengan seluruh partai termasuk dengan PKS,” kata Wakil Ketua Umum Ferry Kurnia Rizkiyansyah.

Diketahui, PKS tengah berkomunikasi intens dengan Partai NasDem. Bahkan sudah ada kesepakatan kerja sama antara kedua partai tersebut.

Ferry menyampaikan, partainya tidak menutup kemungkinan bergabung dengan koalisi yang ingin dibentuk NasDem bersama PKS. Sebab, kata dia, Perindo membangun komunikasi politik dengan semua partai politik.

“Kita membangun koalisi Indonesia semua dan kita membangun komunikasi politik dengan seluruh partai,” katanya.

Dia pun menyakini jika Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo (HT) akan melakukan komunikasi politik terhadap semua ketua umum partai politik.

“Saya yakin komunikasi politik ke semua dilakukan Pak HT,” tegas Ferry.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bonus Hari Raya Ojol, Kesejahteraan Bagi Gig Worker

Oleh: Alexander Royce*) Transformasi ekonomi digital Indonesia dalam satu dekade terakhir telah melahirkan jutaanpekerja sektor informal berbasis aplikasi atau gig worker. Di antara mereka, pengemudi ojek online (ojol) menjadi tulang punggung mobilitas dan distribusi barang, terutama di momen-momen krusial seperti Ramadan dan Idulfitri. Tahun ini, kabar mengenai pencairan Bonus Hari Raya (BHR) bagi para pengemudi ojol menjadi angin segar yang tidak hanya berdampak pada kesejahteraan pekerja, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi nasional. Langkah pemerintah memastikan kembali pemberian Bonus Hari Raya bagi pengemuditransportasi daring menunjukkan keberpihakan yang nyata terhadap pekerja sektor informal digital. Kebijakan ini relevan dengan situasi terkini, di mana daya beli masyarakat menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas ekonomi menjelang Lebaran 2026. Dengan lebih dari 850 ribupengemudi yang dipastikan menerima bonus tahun ini, dampaknya tidak bisa dipandang sebelahmata. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, memastikan bahwa para pengemudi ojol kembalimendapatkan Bonus Hari...
- Advertisement -

Baca berita yang ini