Berlatih di Inggris, Pemain Garuda Select Dapat Banyak Wawasan Baru

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOUGHBOROUGH – Setelah menjalani karantina sekitar dua pekan, pemain Garuda Select sudah mulai berlatih di lapangan. Mereka mendapat banyak wawasan dan ilmu baru.

Para pemain yang sebelumnya hanya bisa melakukan latihan mandiri di kamar, kini sudah mulai dikenalkan dengan berbagai pendekatan taktik dan teknis berstandar Eropa.

Latihan dimulai sejak Kamis 17 Desember 2020 dan dipimpin langsung oleh Des Walker selaku pelatih kepala. Mantan pemain Nottingham Forest tersebut dikenal sangat memperhatikan berbagai detil kecil sehingga para pemain harus melakukan adaptasi untuk bisa menyerap materi yang diberikan.

Salah satu pemain Garuda Select angkata ketiga, Noval Junior, mendapatkan banyak wawasan baru dari berlatih di Inggris. Hal ini semakin membuatnya termotivasi untuk bekerja lebih keras lagi agar mampu mencapai level yang diinginkan.

“Dari latihan perdana ini saya bisa melihat bagaimana atmosfer sepak bola di sini. Pelatih di sini keras dan mereka sangat detil karena jika ada satu pemain melakukan kesalahan kecil harus cepat dievaluasi. Pemain juga dituntut untuk beradaptasi dengan cepat,” ujar Noval, dikutip dari laman Program Garuda Select.

Menurut Hokky Caraka, metode latihan yang diberikan oleh Des Walker dan jajarannya memang menuntut pemain untuk matang dari teknis teknis. Meski demikian, para pemain tidak terlalu kesulitan karena dari segi kebugaran, mereka terbantu oleh latihan fisik yang baik.

“Pelatih di sini sangat memperhatikan faktor teknis dan fisik memang. Mulai dari passing sampai shooting, diarahkan lagi cara yang lebih efektif. Posisi saat mengumpan dan menerima bola juga harus tepat, jadi agak menguras energi. Untungnya sejak pertama datang, memang langsung dikasih latihan fisik ringan supaya tidak kaget,” ungkap Hokky.

Garuda Select angkatan tiga akan memulai pertandingan uji coba pertamanya di Inggris menghadapi Port Vale, Selasa 22 Desember 2020.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini