Begini Cara Korlantas Polri Amankan Kegiatan PON XX di Papua

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAYAPURA – Rangkaian kegiatan PON XX di Papua dijamin keamanannya oleh pihak Korlantas Polri. Salah satu yang dilakukan untuk mewujudkan hal itu yakni dengan mengecek dan mempersiapkan kebutuhan kendaraan operasional dan personel polantas di Papua.

Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol. Kushariyanto mengatakan, untuk pemenuhan kebutuhan kendaraan akan dibantu oleh polda terdekat, seperti Manado atau Makassar. Apabila kebutuhan kendaraan masih kurang, akan dipenuhi dari Korlantas Polri.

“Tadi Kapolres sudah memaparkan apa kebutuhannya. Kami akan gunakan pola kendaraan atau SDM yang operatornya akan kami latih safety riding dan driving,” kata Brigjen Pol. Kushariyanto melalui siaran pers, Minggu 9 Februari 2020.

Usai mengecek kesiapan dan kondisi venue PON XX di Kota Jayapura, rombongan Polri yang dipimpin oleh Kabaintelkam Komjen Pol. Agung Budi Maryoto didampingi Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol. Kushariyanto dan Karobinops Sops Polri Brigjen Pol. Agung melanjutkan pengecekan ke kota Timika Kabupaten Mimika, Papua.

Kunjungan pertama ke GOR Emeneme, tempat bertanding cabang bela diri tarung derajat, dilanjutkan ke Mimika Sport Center tempat bertandingnya cabang bola basket.

“Adapun kondisi jalan dan venue yang ada di Timika selama pantauan tadi seluruhnya sudah siap semua,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini