Beberapa Wilayah Ini Masih Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Beberapa wilayah di Indonesia diprediksi masih akan alami cuaca ekstrem pada Kamis 5 Agustus 2021. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan dini cuaca ekstrem. Diperkirakan, terjadi hujan berintensitas lebat hingga disertai angin kencang dan kilat/petir.

Sesuai informasi pada laman web.meteo.bmkg.go.id, Deputi Bidang Meteorologi, Rabu (4/8/2021), menyampaikan adanya Sirkulasi Siklonik terpantau di Samudra Hindia barat Sumatera.

Hal ini membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang di Samudra Hindia barat Lampung – Bengkulu.

Daerah konvergensi juga terpantau memanjang dari perairan barat Aceh hingga Sumatera Utara, dari perairan barat Sumatera Barat hingga Riau.

Juga dari perairan barat Bengkulu hingga Sumatera Barat, dari Kep. Bangka Belitung hingga Riau, dari perairan selatan Jawa Tengah hingga Jawa Barat.

Kemudian, memanjang dari Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Barat, dari perairan timur Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Tengah, dari Laut Banda hingga Maluku, dari perairan utara Papua hingga Papua Barat dan di Papua bagian tengah.

Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Berikut wilayah yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem 

Daftar wilayah yang berpotensi hujan berintensitas lebat yang dapat disertai angin kencang/puting beliung dan kilat/petir:

– Aceh

– Bengkulu

– Jambi

– Lampung

– Banten

– Jawa Barat

– Kalimantan Utara

– Kalimantan Timur

– Sulawesi Barat

– Sulawesi Tenggara

– Maluku Utara

– Maluku

– Papua

Wilayah yang berpotensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang adalah:

– Sumatera Selatan

– DKI Jakarta

– Kalimantan Tengah

– Kalimantan Selatan

– Sulawesi Tengah

– Sulawesi Selatan

Wilayah yang berpotensi angin kencang adalah:

– Nusa Tenggara Timur

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini