Bayern Tak Boleh Hanya Fokus pada Messi

Baca Juga

MATA INDONESIA, LISBON – Pelatih Bayern Muenchen, Hansi Flick menegaskan, timnya takkan hanya fokus pada Lionel Messi. Menurut dia, semua pemain Barcelona punya kualitas.

Bayern akan menghadapi Barcelona pada perempatfinal Liga Champions, Sabtu 15 Agustus 2020 dini hari WIB di Estadio da Luz.

Robert Lewandowski dkk. melangkah ke perempatfinal usai menyingkirkan Chelsea dengan agregat 7-1. Sementara itu, Blaugrana mengalahkan Napoli dengan agregat 4-2.

Meski berhasil melangkah ke perempatfinal, penampilan Barcelona tengah menjadi sorotan apalagi setelah gagal meraih gelar LaLiga. Kondisi internal klub juga dikabarkan sedang tak harmonis, termasuk masalah kontrak Lionel Messi.

Flick menilai, apa pun kondisinya, Barcelona tetap tim hebat yang bisa menyebabkan masalah untuk anak asuhnya. Selain Messi, klub asal Katalunya dinilai punya pemain berkualitas di setiap lini.

“Kami menghormati Barcelona dan akan melakukan persiapan seperti biasa. Lionel Messi pemain penting, tentu saja, tapi kami tak boleh hanya fokus pada dia,” kata Flick, dikutip dari Marca, Senin 10 Agustus 2020.

“Barcelona punya banyak pemain level tinggi. Kami harus mewaspadai semua pemain, bukan hanya Messi. Kami ingin meraih kemenangan dan terus melakukan apa yang sudah kami lakukan,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini