Bartomeu: Koeman Pelatih Baru Barcelona Musim Depan

Baca Juga

MATA INDONESIA, BARCELONA – Meski belum mengumumkan secara resmi, Presiden Josep Bartomeu mengatakan, Ronald Koeman akan menjadi pelatih baru Barcelona musim depan.

Barcelona memecat Quique Setien sebagai pelatih usai kekalahan telak 2-8 dari Bayern Muenchen di perempatfinal Liga Champions. Setien hanya bertahan tujuh bulan setelah menggantikan posisi Ernesto Valverde pada Januari lalu.

Setien memimpin 24 pertandingan Barcelona dengan rincian 16 kemenangan, tiga imbang, dan lima kekalahan. Musim ini Blaugrana mengakhiri musim tanpa gelar.

Bartomeu mengonfirmasi Koeman akan menjadi pelatih baru Barcelona musim depan. Menurut dia, sudah laman klub asal Katalunya tertarik pada pria asal Belanda itu.

“Jika tidak ada aral melintang, dia akan menjadi pelatih Barcelona musim depan. Dia tahu filosofi kami dan dia yakin dengan gaya bermain klub. Hal pertama yang harus dia lakukan adalah bicara dengan kapten tim,” ujar Bartomeu, dikutip dari Marca, Rabu 19 Agustus 2020.

“Pada Desember lalu, kami mulai berbicara dengan berbagai pelatih. Saat itu, kami membantahnya, tapi kini saya bisa menjelaskannya. Waktu itu Koeman mengatakan, dia masih punya tanggung jawab dengan timnas Belanda di Piala Eropa. Dia pelatih pertama yang kami hubungi. Melatih Barcelona adalah impian Koeman,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini