Barisan Merah Putih Apresiasi Perhatian Jokowi untuk Papua

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Barisan Merah Putih (BMP) Provinsi Papua mengapresiasi kinerja pemerintahan Joko Widodo-Amin Ma’ruf terkait pembangunan di Papua dan Papua Barat. Lompatan kemajuan dan hasil pembangunan sangat terasa di dua provinsi ini.

Sekretaris Umum BMP Papua menyebutkan salah satu hasil yang menonjol adalah fasilitas-fasilitas pendidikan dan kesehatan. Dua hal itu sangat dibutuhkan rakyat Papua agar bisa lebih maju.

Fasilitas transportasi juga meningkat pesat. Selain itu, harga BBM dan semen yang dahulu sangat tinggi bisa diturunkan bahkan sama dengan harga di Jawa.

“Terkait pandemi Covid-19, perekonomian dan aktivitas masyarakat, baik di jalan-jalan raya maupun di pasar, sekarang sudah mulai ramai,” ujarnya, dikutip Minggu 17 Oktober 2021.

Bantuan sosial yang diberikan pemerintah berupa sembako sebagai salah satu cara untuk membantu masyarakat selama pandemi tersebar merata. Para mama dan nenek-nenek di Papua juga mendapatkan bantuan selama pandemi.

Program vaksinasi Covid-19 juga berjalan dengan baik, khususnya di perkotaan termasuk Papua. Masyarakat lebih sadar diri untuk menjalankan protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi secara tertib.

Secara umum, kata dia, pihaknya mendukung langkah penanganan pandemi Covid-19 dan pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan di Papua.

“Kami juga mengapresiasi keberhasilan pemerintahan Jokowi dalam membangun infrastruktur, jalan, bendungan, irigasi/pengairan, jembatan, bandara, dan pembangunan wilayah perbatasan dan lain-lain,” katanya.

Anggota BMP Papua, Abraham Jempor menambahkan bahwa pihaknya juga memberikan apresiasi terhadap keberhasilan pemerintah dalam memulihkan perekonomian nasional yang sempat terpuruk akibat pandemi. “Kami mendorong keberhasilan pemerintah dalam pemulihan ekonomi di masa pandemi,” ujarnya.

Pernyataan senada juga disampaikan oleh tokoh muslim sekaligus kepala suku dan panglima perang suku Hilapok, Toufik Ismail Hilapok. Menurutnya pembangunan infrastruktur Papua di era pemerintahan sekarang sangat cepat. Kunjungan Jokowi ke Papua juga menjadi sentuhan berarti bagi rakyat Papua.

Perangkat Desa Jiwika, kecamatan Kurulu sekaligus kepala suku Dani, Udin Wardek Wuka, mengatakan selama ini jalan dan listrik belum pernah masuk ke perkampungan suku mereka. “Kini listrik bisa masuk dan jalan mulai ada meski belum beraspal,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini