Bantuan Kuota Internet dari Kemendikbud Boleh Digunakan Bermain Game Online

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menyalurkan pemberian bantuan subsidi internet bagi siswa untuk belajar online. Tak hanya untuk belajar kuota tersebut juga bisa digunakan untuk bermain game.

“Boleh buat hiburan tapi masuk dalam kategori kuota umum yang jumlahnya terbatas. Karena esensi program ini tentun untuk belajar yang utama,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendikbud, M. Hasan Chabibie, Selasa 29 September 2020.

Chabibie menjelaskan, bantuan kuota tersebut dibagi menjadi sejumlah bagian, ada kuota umum yang bisa digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi apapun. Ada pula kuota khusus yang hanya bisa digunakan untuk mengakses sejumlah aplikasi pembelajaran dan pertemuan daring.

Kuota umum ini, kata Chabibie, bisa digunakan untuk mengakses TikTok maupun bermain game online. Namun secara porsi kuota umum memiliki proporsi yang lebih sedikit.

Chabibie mengaku, pihaknya memahami betul bahwa penggunaan internet di samping demi tujuan belajar juga demi hiburan seperti bermain sosial media.

“Tapi kami tahu persisi bahwa ya internet ini di samping untuk belajar juga untuk sosial media, untuk entertaint semua adik-adik biar enggak bosan,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bonus Hari Raya Ojol, Kesejahteraan Bagi Gig Worker

Oleh: Alexander Royce*) Transformasi ekonomi digital Indonesia dalam satu dekade terakhir telah melahirkan jutaanpekerja sektor informal berbasis aplikasi atau gig worker. Di antara mereka, pengemudi ojek online (ojol) menjadi tulang punggung mobilitas dan distribusi barang, terutama di momen-momen krusial seperti Ramadan dan Idulfitri. Tahun ini, kabar mengenai pencairan Bonus Hari Raya (BHR) bagi para pengemudi ojol menjadi angin segar yang tidak hanya berdampak pada kesejahteraan pekerja, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi nasional. Langkah pemerintah memastikan kembali pemberian Bonus Hari Raya bagi pengemuditransportasi daring menunjukkan keberpihakan yang nyata terhadap pekerja sektor informal digital. Kebijakan ini relevan dengan situasi terkini, di mana daya beli masyarakat menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas ekonomi menjelang Lebaran 2026. Dengan lebih dari 850 ribupengemudi yang dipastikan menerima bonus tahun ini, dampaknya tidak bisa dipandang sebelahmata. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, memastikan bahwa para pengemudi ojol kembalimendapatkan Bonus Hari...
- Advertisement -

Baca berita yang ini