Atasi Stunting di Indonesia, IPB University Ciptakan Aplikasi Cek Status Gizi Online

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Masalah stunting masih menjadi fokus pemerintah untuk dibenahi. Nah, IPB University dan Pergizi Pangan Indonesia membuat sebuah platform online untuk mengecek status gizi seseorang. Inovasi ini dibuat agar masyarakat teredukasi terkait status gizi.

Penggagas inovasi ini adalah Prof Dr Hardinsyah, Guru Besar IPB University dari Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia (Fema) bersama tim Linisehat.

“Selamat untuk Prof Hardinsyah dan tim atas keberhasilanya dalam membuat perangkat lunak penilaian status gizi. Semoga semakin bermanfaat secara lebih luas lagi,” ujar Rektor IPB University Prof Dr Arif Satria.

Prof Arif mengatakan, aplikasi ini merupakan bagian dari edukasi gizi untuk masyarakat. Edukasi bagi masyarakat luas sangat penting agar Indonesia menjadi bangsa yang sehat.

Hal ini akan mempengaruhi kesejahteraan dan produktivitas masyarakatnya. Ia mengajak masyarakat untuk ikut memanfaatkan aplikasi ini.

Prof Hardinsyah mengungkapkan, aplikasi ini merupakan salah satu langkah kecil perguruan tinggi dan ahli gizi dalam upaya penurunan angka stunting. Kolaborasi antar perguruan tinggi diperlukan untuk menyelesaikan masalah ini. Selain itu juga dibutuhkan kerjasama yang baik antar semua pihak baik di pusat dan daerah.

“Saya optimis angka stunting ini bisa diturunkan saat semua pihak mau bergerak bersama. Kuncinya kita harus punya data realtime. Aplikasi ini merupakan salah satu langkah awal saja untuk melakukan gerakan kolaborasi,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini