Asteroid Seukuran Bus Hari Ini Bakal ‘Tabrak’ Bumi, Bahayakah?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengungkap bahwa ada sebuah asteroid sebesar bus bakal mendekati Bumi, hari ini, Kamis 24 September 2020.

Asteroid dengan nama 20202 SW yang diperkirakan berdiameter antara 15-30 kaki itu akan melewati permukaan planet bumi dengan jarak sekitar 13.000 mil. Ini jatuh jauh di bawah orbit satelit cuaca geostasioner kita yang terletak sekitar 22.000 mil di atas permukaan bumi.

Titik terdekatnya ke bumi akan terjadi sekitar pukul 7:12 AM ET pada hari Kamis atau 18.12 WIB Kamis, saat ia mengitari Samudra Pasifik Tenggara, dekat Australia dan Selandia Baru.

Posisi asteroid itu sangat dekat dengan bumi, sehingga gravitasi bakal mengubah kecepatan dan lintasannya menurut earthsky.org.

“Ada sejumlah besar asteroid kecil seperti ini, dan beberapa di antaranya mendekati planet kita sedekat ini beberapa kali setiap tahun,” kata Paul Chodas, direktur Center for Near-Earth Object Studies (CNEOS) di NASA’s Jet. Laboratorium Propulsi di California Selatan.

Untungnya, asteroid tidak berada pada lintasan tumbukan dengan bumi, dan jika demikian, atmosfer kita kemungkinan besar menghancurkannya, menciptakan meteor yang terang, yang dikenal sebagai bola api.

Menurut NASA, kemungkinan ada ratusan juta asteroid dekat bumi yang ukurannya serupa dengan asteroid 2020 SW, membuat mereka sangat sulit ditemukan sampai mereka sangat dekat dengan bumi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini