Aparat Dinilai Pilih Kasih, Aksi Mahasiswa di Jalan Malioboro Dibiarkan

Baca Juga

MATA INDONESIA, YOGYA-Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Dani Eko Wiyono meyayangkan sikap dari aparat yang tidak menindak aksi puluhan mahasiswa di Kota Yogyakarta.

Padahal aksi tersebut dilakukan di jalan Malioboro dimana tempat tersebut merupakan zona yang harus steril dari aksi atau kegiatan yang ramai, dan itu diatur dalam peraturan gubernur.

Dani mengatakan aksi yang dilakukan oleh mahasiswa itu dinilai seperti di anak emas kan oleh aparat, karena terjadi pembiaran oleh aparat bagi para pendemo.

“Jika kami mengadakan aksi (Serikat Buruh) pasti selalu dibentrokin tuh, tapi aksi kemarin tidak ada aparat yang menindak,” katanya.

Dani menambahkan, sesuai dengan Pergub No. 1 Tahun 2021 jelas Dilarang untuk melakukan aksi di kawasan jalan Malioboro. Kalau didalam halaman DPRD DIY silahkan.

Dia juga menyebutkan, aksi tersebut mengganggu ketertiban jalan, karena jalan Malioboro merupakan objek vital nasional.

Disana banyak aparat tapi tidak ada yang berani menindak, dengan berbagai macam alasan.

“Diharapkan kejadian tersebut tidak terjadi lagi karena menimbulkan keresahan bagi masyarakat Yogya,” katanya.

Reporter: Muhammad Fauzul Abraar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini