Apa yang Bisa Cegah Messi Tinggalkan Barcelona?

Baca Juga

MATA INDONESIA, BARCELONA – Lionel Messi diyakini akan meninggalkan Barcelona musim depan. Apa yang bisa mengubah pendirian pemain asal Aregentina itu?

Messi sebenarnya ingin meninggalkan Barcelona musim panas ini, tapi Blaugrana tak memberi lampu hijau. Pasalnya, pemain berusia 33 tahun ingin hengkang secara bebas transfer.

Messi mengklaim masih memiliki klausul khusus dalam kontraknya yang memperbolehkan dirinya hengkang dari Camp Nou kapan saja dan bebas transfer.

Hanya saja, Barcelona mengklaim klausul khusus tersebut sudah habis masa berlakunya dan Messi harus menghormati kontraknya yang baru habis akhir musim ini. Messi mengalah dan kemungkinan besar tetap akan hengkang musim depan.

Rivaldo, yang pernah menyandang status bintang di Barcelona, mengatakan, ada beberapa hal yang mungkin bisa mengubah pendirian Messi. Tapi, Rivaldo tak yakin keinginan Messi pindah bisa dibendung.

“Menurut pendapat saya, hanya juara Liga Champions atau LaLiga, atau Ronald Koeman membuat tim memainkan sepak bola indah yang bisa meyakinkan Messi untuk mempertimbangkan pilihannya,” ujar Rivaldo, dikutip dari Marca, Jumat 20 November 2020.

“Tapi saya rasa musim ini adalah musim terakhirnya di Barcelona. Messi bisa mendapatkan tawaran lebih baik di klub lain dan dia sudah berusaha meninggalkan klub musim lalu. Saya tak melihat manajemen bisa meyakinkan Messi mengubah keputusannya,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini